Danantara Tegaskan Buyback Saham Himbara Berbasis Fundamental Kuat

Rabu, 10 Juni 2026 | 21:32:31 WIB
COO Danantara, Dony Oskaria.

JAKARTA - Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa langkah pembelian kembali (buyback) saham Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) didasari oleh keyakinan terhadap fundamental yang kuat, meskipun hal tersebut belum sepenuhnya tecermin pada harga saham di pasar saat ini.

“Karena harga sahamnya sudah rendah dan itu untung untuk kita ambil karena fundamentalnya bagus. Kan saya cerita kemarin, fundamentalnya bank-bank kita itu dalam posisi yang terbaik hari ini. Bisa dilihat kok, kan mereka bank terbuka,” ujar Dony di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Menurut Dony, buyback merupakan mekanisme bisnis yang lazim dilakukan oleh pemilik perusahaan ketika harga saham di pasar tidak mencerminkan nilai fundamental perusahaan yang sebenarnya. 

Ia menilai, banyak perusahaan nasional, khususnya di sektor perbankan dan infrastruktur, memiliki kinerja yang sangat baik namun harga sahamnya masih tertekan.

“Coba lihat, saham-saham kita bagus, perbankan kita bagus, infrastruktur kita bagus sahamnya, performance-nya,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kinerja bank pelat merah saat ini sangat transparan dan luar biasa, sehingga langkah buyback dianggap sebagai keputusan yang tepat.

Rencana buyback ini sebelumnya telah dibahas dalam koordinasi antara DPR RI, Danantara, BPJS Ketenagakerjaan, PT Taspen, hingga pihak Himbara sebagai respons atas kondisi perbankan nasional yang sebenarnya sedang berkembang sangat pesat.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, menjelaskan bahwa secara fundamental, kinerja Himbara saat ini berada dalam kondisi terbaik. 

Ia menyebutkan, rata-rata pertumbuhan kredit Himbara mencapai kisaran 20 persen, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh antara 20 hingga 30 persen. 

Selain itu, likuiditas bank juga terjaga dengan baik, dengan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di kisaran 88 hingga 90 persen.

Berdasarkan capaian tersebut, Putrama memastikan bahwa tidak ada alasan bagi investor untuk meragukan kondisi fundamental bank-bank Himbara di bursa efek.

Terkini