Dua Inovasi Digital Kemendikdasmen Raih Penghargaan Dunia dari PBB

Kamis, 11 Juni 2026 | 20:43:01 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti.

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berhasil mencatatkan prestasi internasional setelah dua inovasi digitalnya, yakni "Rumah Pendidikan" dan kompetisi "Anugerah Bug Bounty", terpilih sebagai Champion Project dalam ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026.

Penghargaan bergengsi ini diselenggarakan oleh International Telecommunication Union (ITU), badan telekomunikasi di bawah naungan PBB.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menyatakan bahwa pengakuan ini merupakan apresiasi tertinggi atas upaya transformasi digital yang berdampak luas bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

"Pengakuan ini membuktikan transformasi digital pendidikan Indonesia bukan sekadar agenda teknologi, melainkan komitmen negara untuk memastikan setiap murid, di mana pun mereka berada, mendapatkan pendidikan berkualitas," ujar Mendikdasmen Mu'ti di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

"Rumah Pendidikan" sendiri merupakan superaplikasi yang mengintegrasikan berbagai layanan pendidikan nasional ke dalam satu ekosistem yang terpadu. Sementara itu, "Anugerah Bug Bounty" adalah inisiatif keamanan siber berbasis partisipasi publik untuk menjaga integritas ekosistem digital pendidikan Indonesia.

Pencapaian ini merupakan bagian dari program Digitalisasi Pembelajaran yang menjadi salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (Quick Win) Presiden. Program ini dirancang untuk mengatasi tantangan pendidikan nyata, seperti rendahnya literasi dan dampak learning loss. Inovasi ini telah melalui seleksi ketat dari 1.596 proyek global, hingga akhirnya terpilih sebagai salah satu dari 360 nominasi terbaik di ajang WSIS.

Terkini