Wamendiktisaintek Dorong Kampus Lahirkan Wirausahawan Muda Unggulan

Kamis, 11 Juni 2026 | 20:48:31 WIB
Wamendiktisaintek, Fauzan.

JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan, mendesak perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk lebih proaktif dalam mencetak wirausahawan muda. 

Langkah ini dinilai sebagai pilar penting dalam mewujudkan "Kampus Berdampak" yang solutif bagi permasalahan sosial, terutama pengangguran.

"Kampus diharapkan memberikan pelayanan, pembinaan, sekaligus menjadi fasilitator lahirnya wirausahawan-wirausahawan berbasis mahasiswa. Kampus juga harus memiliki kepedulian sosial untuk menyelesaikan problem sosial, salah satunya adalah pengangguran," ujar Wamen Fauzan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Untuk mempercepat pertumbuhan wirausahawan baru berbasis potensi lokal, Fauzan mendorong penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan sektor industri. 

Salah satu contoh sukses yang sedang dikembangkan adalah konsorsium perguruan tinggi di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang memadukan kewirausahaan dengan potensi budaya daerah.

Guna mendukung ekosistem ini, Kemdiktisaintek terus menjalankan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) yang memberikan akses pendanaan, pelatihan, dan pendampingan bagi mahasiswa perintis usaha agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

Langkah ini selaras dengan visi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI yang memprioritaskan penguatan ekonomi kerakyatan dan penciptaan lapangan kerja menuju Indonesia Emas 2045. 

Di tengah bonus demografi, perguruan tinggi memegang peran krusial dalam mentransformasi lulusan agar tidak hanya menjadi pencari kerja (job seeker), tetapi menjadi pencipta lapangan kerja (job creator) yang inovatif dan adaptif terhadap tantangan ekonomi.

Terkini