Reksadana Dolar Tembus Return 47%, Intip Tiga Produk Paling Cuan

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:04:32 WIB
Reksadana berbasis dolar AS.

JAKARTA – Di tengah fluktuasi pasar global dan ketidakpastian geopolitik, sejumlah produk reksadana berbasis dolar Amerika Serikat (USD) mencatatkan kinerja impresif. 

Berdasarkan data Infovesta Utama per 8 Juni 2026, reksadana Panin Global Sharia Equity Fund memimpin dengan imbal hasil (return) mencapai 47,19% secara year to date (YTD). 

Posisi berikutnya ditempati oleh Mandiri Asia Sharia Equity Dollar Kelas B dengan return 38,19% YTD, serta Kelas A dengan return 36,80% YTD.

Ketiga produk tersebut merupakan reksadana saham global yang portofolionya terpapar instrumen saham luar negeri. 

Direktur Panin Asset Management, Rudiyanto, menjelaskan bahwa capaian gemilang Panin Global Sharia Equity Fund didorong oleh strategi seleksi saham (stock picking) dan bobot berlebih (overweight) pada sektor ekosistem artificial intelligence (AI).

"Panin Global melakukan stockpicking dan overweight pada ekosistem saham AI. Ketika saham AI ini naik, kinerjanya di atas indeks S&P 500 Syariah," ujar Rudiyanto, Kamis (11/6/2026). 

Meski strategi ini memiliki risiko fluktuasi yang tinggi, pihak manajer investasi mengaku masih optimistis dengan prospek sektor AI ke depan, sehingga strategi tersebut tetap dipertahankan.

Terkait maraknya minat investor domestik terhadap instrumen berbasis dolar seiring pelemahan rupiah, Rudiyanto menyarankan agar investasi tidak hanya didasarkan pada pergerakan nilai tukar. 

Ia menekankan bahwa reksadana saham global sebaiknya dipandang sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio untuk menyeimbangkan risiko. 

Investor dengan portofolio di atas Rp500 juta disarankan mulai mempertimbangkan alokasi sekitar 20% hingga 50% dana mereka ke dalam aset berbasis USD.

Terkini