Wuling Aira EV Siap Meluncur di GIIAS 2026 dan Ini Bocoran Fiturnya

Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:23:01 WIB
Wuling Aira EV.

JAKARTA – Produsen otomotif Wuling terindikasi kuat tengah mempersiapkan amunisi mobil listrik teranyar mereka yang diproyeksikan bakal mengaspal dalam waktu dekat.

Kendaraan ramah lingkungan yang disinyalir mengusung identitas nama Aira EV tersebut bahkan terpantau sudah mulai dipajang di salah satu pusat perbelanjaan di area Jakarta Barat.

Kehadiran unit mobil listrik berdimensi mungil paling baru dari Wuling ini sebelumnya memang sempat berembus kencang setelah dokumen namanya resmi terdaftar di laman Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI).

Menyusul momentum tersebut, barisan tenaga penjual dari dealer resmi kini dilaporkan telah mulai membuka keran pemesanan awal bagi konsumen yang berminat pada model yang diduga kuat akan meluncur pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Berdasarkan keterangan dari salah satu wiraniaga Wuling di wilayah Jakarta, para calon konsumen yang tertarik meminang kendaraan ini sudah dapat melakukan proses pre-booking dengan menyetorkan dana tanda jadi senilai Rp10 juta.

"Mobilnya baru akan launching minggu depan, kemungkinan di GIIAS 2026. Sudah bisa pre-booking, namanya Aira EV. Kalau mau Rp 10 juta," ujar tenaga penjual Wuling kepada Kompas.com, Jumat (12/6/2026).

Kendati pihak manajemen Wuling belum merilis pernyataan maupun informasi resmi terkait produk baru tersebut, namun bocoran spesifikasi yang marak beredar saat ini mengarah kuat pada sosok Hongguang Mini EV generasi paling baru yang telah lebih dulu meluncur di China.

Dimensi Lebih Besar dari Air ev

Apabila spekulasi mengenai adopsi basis rancang bangun Hongguang Mini EV teranyar itu terbukti benar, maka sosok Aira EV dipastikan bakal hadir menawarkan dimensi fisik yang sedikit lebih bongsor jika dibandingkan dengan seri Air ev.

Varian mobil listrik terbaru ini tercatat mengusung spesifikasi panjang bodi 3.268 mm, lebar sebesar 1.520 mm, tinggi mencapai 1.575 mm, serta didukung ukuran wheelbase sepanjang 2.190 mm.

Salah satu aspek diferensiasi paling mencolok yang diusungnya terletak pada pengadopsi sistem empat pintu samping yang secara otomatis mempermudah akses keluar-masuk bagi penumpang di baris belakang.

Konsep rancangan anyar ini dinilai sangat ideal dalam mengakomodasi kebutuhan mobilitas di area perkotaan padat, khususnya bagi kalangan konsumen yang mendambakan unit kendaraan listrik kompak namun tetap fungsional untuk keperluan keluarga.

Interior Lebih Modern

Beralih ke sektor kabin, ruang interior Hongguang Mini EV edisi terbaru telah dipersenjatai dengan penyematan fasilitas layar sentuh berukuran 10,1 inci yang mengemban tugas sebagai pusat kendali dari aneka fitur kendaraan.

Mobil ramah lingkungan ini juga telah dijejali fitur pendingin udara pintar berupa smart AC yang dilengkapi modul kontrol satu sentuhan, serta sudah mengadopsi sistem pembaruan perangkat lunak berbasis over-the-air (OTA).

Sisi konektivitasnya pun terbilang mumpuni berkat adanya dukungan sistem hiburan yang kompatibel dengan Apple CarPlay, Huawei HiCar, hingga CarLink demi kemudahan integrasi dengan perangkat smartphone pengguna.

Di samping itu, pihak pabrikan juga turut menyematkan fitur penunjang kenyamanan harian berupa sistem keyless entry beserta keyless start guna mendongkrak kepraktisan berkendara harian.

Jarak Tempuh Hingga 301 Km

Menilik dari sektor performa pacu, model Hongguang Mini EV mengandalkan pasokan daya dari motor listrik tunggal yang sanggup menyemburkan tenaga sebesar 30 kW.

Wuling menyediakan dua opsi kapasitas baterai dengan klaim capaian jarak tempuh berpatokan pada metode standar CLTC, yakni masing-masing sejauh 205 kilometer serta 301 kilometer untuk satu kali pengisian daya penuh.

Sistem pengisian daya baterainya juga telah disokong oleh implementasi teknologi DC fast charging yang mampu mengecas daya dari level 30 persen menuju 80 persen dengan estimasi waktu sekitar 35 menit saja.

Diduga Jadi Penerus Air ev

Munculnya berbagai spekulasi terkait kehadiran dari produk Aira EV ini sejatinya telah mengemuka sejak nama komersial tersebut didaftarkan oleh korporasi SAIC GM Wuling Automobile Co., Ltd. pada platform PDKI di bulan April 2026 lalu.

Banyak pengamat otomotif memprediksi bahwa model gres ini sengaja dipersiapkan sebagai suksesor dari Air ev lantaran membawa kemiripan konsep city car listrik berukuran ringkas namun dibekali sederet aspek pemutakhiran masif.

Rangkaian pembaruan tersebut mencakup aplikasi konfigurasi empat buah pintu bodi, ketersediaan ruang kabin yang menjadi jauh lebih lapang, hingga penyematan fitur-fitur fungsional yang jauh lebih modern.

Meskipun demikian, jajaran manajemen Wuling Indonesia hingga kini terpantau masih enggan memberikan konfirmasi maupun verifikasi resmi seputar detail spesifikasi teknik hingga jadwal pasti rilis dari Aira EV.

Kepastian detail informasi secara komprehensif disinyalir baru akan tersingkap secara gamblang sewaktu perhelatan pameran otomotif GIIAS 2026 resmi dibuka pada pekan depan.

Terkini