JAKARTA - Gelandang Portugal Bernardo Silva memutuskan menunda penandatanganan kontrak dengan Real Madrid hingga Juli mendatang lantaran murni karena alasan perpajakan.
Pemain berusia 31 tahun itu bergabung dengan Real Madrid melalui status bebas transfer usai ikatan kontraknya bersama Manchester City selesai.
Klub Kerajaan tersebut telah mengabulkan seluruh permintaan sang pemain beserta agennya, sehingga sukses mengungguli Barcelona dan Atletico Madrid.
Berdasarkan pemberitaan dari media Spanyol "El Confidencial", gelandang Portugal yang segera menginjak umur 32 tahun pada Agustus ini memilih mengulur waktu penandatanganan kontrak hingga Juli, meski kesepakatan penuh sudah terjalin di antara kedua belah pihak.
Media bersangkutan menegaskan bahwa penangguhan ini dipicu sepenuhnya oleh regulasi pajak, di mana Bernardo Silva berupaya menghabiskan durasi waktu sesedikit mungkin di Spanyol guna menjauhi kewajiban bayar pajak sebesar 45 persen.
Pihak media memaparkan bahwa Bernardo Silva berupaya membuktikan dirinya tidak menetap di Spanyol melebihi kurun waktu 183 hari sesuai aturan hukum yang berlaku di sana.
Dengan memajukan waktu bergabung ke Real Madrid menjadi bulan Juli dari yang semula Juni, dirinya bakal melewati hari yang lebih sedikit di Spanyol sepanjang tahun pajak 2026.
Strategi tersebut membuatnya terhindar dari beban pajak 45 persen yang menyasar para mukim Spanyol dengan masa tinggal melampaui 183 hari setiap tahunnya.
Mantan pilar AS Monaco ini sebelumnya menjadi buruan utama bagi Barcelona serta Atletico Madrid.
Namun, Real Madrid bergerak lebih lincah mengamankan kesepakatan setelah menyanggupi segala kondisi yang diajukan pemain maupun perwakilannya.
Proses kepindahan ini sekaligus dipandang sebagai salah satu transaksi gratis paling menyita perhatian pada bursa transfer musim panas ini.