JAKARTA - Emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) bersiap memohon lampu hijau dari jajaran pemegang saham menyangkut rencana aksi pembelian kembali alias buyback saham perusahaan dengan pagu anggaran maksimal menyentuh Rp3,5 triliun.
Merujuk pada dokumen lampiran tambahan informasi keterbukaan emiten, ketetapan final seputar aksi korporasi bermodal besar ini bakal diputuskan lewat forum RUPSLB yang dijadwalkan bergulir pada Kamis (18/6/2026) pekan ini.
Langkah penegakan hukum tersebut diambil demi menyelaraskan kepatuhan terhadap aturan pasar modal paling baru, yaitu Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 29/2023 perihal Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka.
Pihak manajemen GoTo menerangkan andai agenda makro ini sukses memanen persetujuan bersama, perseroan memiliki rentang waktu efektif selama 12 bulan ke depan untuk merealisasikan penyerapan saham beredar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
“Pembelian kembali atas saham perseroan yang telah dikeluarkan dan tercatat di BEI sebanyak-banyaknya Rp3.500.000.000.000 [tiga triliun lima ratus miliar Rupiah] akan dilakukan dalam waktu 12 bulan setelah disetujuinya rencana share buyback dalam RUPSLB,” tulis manajemen, Senin (15/6/2026).
Adapun untuk estimasi rentang masa eksekusi buyback milik emiten ekosistem digital ini diproyeksikan mulai bergulir sejak tanggal 19 Juni 2026 dan ditargetkan rampung pada 18 Juni 2027 mendatang.
Di lain sisi, penyediaan anggaran jumbo sebesar Rp3,5 triliun tersebut dipastikan murni berasal dari kantong likuiditas internal korporasi, sehingga dijamin tidak bakal mengganggu tatanan struktur modal maupun menguras pos biaya operasional pada lini bisnis utama.
Hingga momentum berkas tambahan informasi dipublikasikan, tatanan modal dasar emiten GOTO tercatat bertengger pada level Rp4 triliun dengan akumulasi total modal ditempatkan serta disetor penuh berada di angka Rp1,19 triliun.
Berikut merupakan rincian lini masa pelaksanaan agenda RUPST dan RUPSLB GOTO:
11 Mei 2026: Pengumuman rencana penyelenggaraan rups dan keterbukaan informasi rencana buyback saham
25 Mei 2026: Tanggal pencatatan (recording date) pemegang saham yang berhak hadir dalam RUPS
26 Mei 2026: Pemanggilan resmi RUPS kepada para pemegang saham
15 Juni 2026: Pengumuman tambahan informasi atas keterbukaan informasi rencana buyback saham
18 Juni 2026: Tanggal pelaksanaan RUPST dan RUPSLB
22 Juni 2026: Pengumuman ringkasan risalah RUPS
17 Juli 2026: Penyampaian risalah RUPS kepada OJK dan BEI