Danantara Luncurkan Program CX100 Guna Ukur Mutu Layanan BUMN

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:22:02 WIB
Gedung Danantara Indonesia.

JAKARTA - Danantara meluncurkan program bertajuk Danantara Indonesia CX100 guna mengukur standardisasi mutu layanan badan usaha milik negara (BUMN) bersandarkan pada rekam pengalaman langsung para pelanggan.

Menilik informasi dari situs resminya yang dikutip pada Selasa (23/6/2026), proses penilaian ini tidak melulu bertumpu pada indikator bisnis komersial maupun capaian operasional internal semata.

Lebih dari itu, pengujian difokuskan bagi pemantauan pengalaman riil yang dialami masyarakat luas dalam berinteraksi ataupun memanfaatkan fasilitas produk layanan dari korporasi BUMN.

Langkah inisiatif strategis ini menjadi bagian krusial dari penguatan metode pendekatan customer experience (CX) dengan menempatkan suara konsumen sebagai basis utama penilaian performa.

Akumulasi hasil penilaian yang dihimpun ke depan diproyeksikan bakal bertransformasi menjadi materi bahan evaluasi mendasar bagi BUMN demi memacu mutu pelayanan secara berkelanjutan.

Metode pengukuran tersebut diaplikasikan melalui pemanfaatan tiga pilar fundamental customer experience (3E), meliputi aspek effectiveness (ketepatan), ease (kemudahan), serta emotion (kenyamanan).

Melalui implementasi instrumen taktis ini, pihak Danantara Indonesia berkomitmen mengamankan komitmen bahwa pembenahan kualitas operasional BUMN digulirkan secara transparan mengikuti kebutuhan publik.

Sebagai bagian integral dari ekosistem BUMN, pihak Iconnet turut mendukung realisasi program Danantara Indonesia CX100 dengan mengajak pelanggan ikut berpartisipasi mengisi polling elektronik.

Andil keikutsertaan dari masyarakat tersebut dinilai sangat krusial dalam memperkaya khazanah masukan bagi agenda pembenahan berkala mutu serta pelayanan publik institusi pelat merah.

Proses pengisian jajak pendapat ini diklaim hanya menyita durasi waktu sekitar 1 menit, sehingga warga net dapat berkontribusi secara ringkas dalam mendorong peningkatan mutu layanan.

Setiap butir aspirasi serta kritik yang disalurkan para pelanggan dipastikan bakal dirangkum sebagai fondasi perbaikan tata kelola BUMN agar semakin responsif menjawab ekspektasi pasar.

Berdasarkan data catatan Bisnis.com, Presiden RI Prabowo Subianto sempat membahas agenda percepatan transformasi BUMN bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Danantara Rosan Roeslani.

Pertemuan penting kenegaraan tersebut dilangsungkan bertempat di kediaman pribadi Presiden yang berlokasi di area Kertanegara, Jakarta, pada hari Minggu (21/6/2026).

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memaparkan bahwa jajaran pemerintah akan terus mendorong konsolidasi serta transformasi menyeluruh pada internal BUMN demi memicu efisiensi kerja.

"Mengelola aset bangsa dengan lebih baik untuk menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi rakyat," tulis Teddy melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet, Senin (22/6/2026).

Menurut penjelasan Teddy, dalam forum pertemuan tertutup tersebut Kepala Negara bersama Rosan mematangkan rencana penguatan konsolidasi BUMN yang kini bergulir di bawah komando Danantara.

Dirinya menjabarkan, dari total akumulasi sekitar 1.077 entitas bisnis BUMN yang beroperasi saat ini, sebanyak 258 entitas korporasi terlaporkan telah sukses dikonsolidasikan.

Menatap langkah ke depan, pihak pemerintah memasang target untuk merampungkan agenda konsolidasi terhadap sekitar 300 entitas tambahan dalam kurun waktu dekat.

Terkini