JAKARTA - Perusahaan emiten telekomunikasi di bawah naungan Grup Djarum, PT Remala Abadi Tbk atau DATA, mengumumkan penunjukan Hartono Tanuwidjaja sebagai anggota dewan komisaris baru perseroan.
Langkah pengangkatan strategis ini disahkan secara resmi oleh pemegang saham melalui pelaksanaan forum Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST yang digelar pada 22 Juni 2026.
Direktur Utama Remala Abadi, Agus Setiono, menjelaskan bahwa forum pemegang saham memberikan mandat kepada Hartono Tanuwidjaja dengan masa pengabdian terhitung sejak penutupan rapat hingga RUPST tahun 2028 esok.
“Pemegang saham menyetujui pengangkatan Bapak Hartono Tanuwidjaja sebagai Komisaris Perseroan untuk masa jabatan sejak ditutupnya rapat ini sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang diselenggarakan pada tahun 2028,” ujar Agus.
Selaras dengan ketetapan tersebut, perusahaan penyedia jasa internet ini turut mengesahkan formasi terbaru jajaran direksi serta dewan komisaris untuk periode kerja sampai dengan tahun 2028.
Posisi Direktur Utama tetap dipercayakan kepada Agus Setiono dengan didampingi oleh Adrian Renaldy selaku direktur eksekutif dalam menjalankan roda operasional perusahaan.
Sementara pada lini pengawasan, Anita Anwar menduduki posisi sebagai Komisaris Utama, berkolaborasi dengan Hartono Tanuwidjaja sebagai Komisaris, serta Ahmad Alamsyah Saragih selaku Komisaris Independen.
Pihak manajemen juga mendelegasikan wewenang penuh kepada direksi untuk menuangkan keputusan struktur kepengurusan ini ke dalam akta notaris resmi dan melaporkannya kepada otoritas kementerian terkait.
Jajaran manajemen menegaskan bahwa pergantian formasi di tubuh pimpinan korporasi ini dipastikan tidak membawa pengaruh negatif bagi aktivitas kerja harian, kondisi kas, maupun aspek hukum perusahaan.
Hartono Tanuwidjaja sendiri dikenal sebagai sosok profesional senior di bidang pengelolaan dana serta akuntansi dengan rekam jejak karier kepemimpinan yang membentang selama lebih dari 30 tahun.
Sebelum berlabuh ke emiten DATA, praktisi keuangan ini sempat dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Keuangan di perusahaan iForte yang dimulainya sejak periode Juni 2018.
Jauh sebelum itu, Hartono juga tercatat pernah menduduki berbagai posisi strategis pada pos manajemen tingkat atas di sejumlah korporasi lintas industri, mulai dari pabrik manufaktur hingga konsultan.
Dalam latar belakang pendidikan akademisnya, tokoh profesional ini sukses menyelesaikan studi dan menyandang gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Tarumanagara di Jakarta pada tahun 1992.