Emiten KOTA Targetkan Groundbreaking Sejumlah Proyek pada 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:42:32 WIB
PT DMS Propertindo Tbk.

JAKARTA - Emiten properti PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) menyiapkan percepatan pengembangan sejumlah proyek dengan total seluas 186 hektare (ha) sebagai strategi utama untuk mendorong pertumbuhan kinerja pada 2026.

Direktur Utama DMS Propertindo Mohamad Prapanca mengatakan prospek bisnis perseroan pada 2026 tetap positif seiring fokus perusahaan memperkuat fondasi usaha dan mempercepat realisasi proyek-proyek strategis.

"Perseroan akan terus membangun sinergi dengan mitra strategis yang memiliki kesamaan visi guna memastikan keberhasilan implementasi rencana bisnis," ujar Prapanca dalam Paparan Publik, Jumat (26/6/2026).

Dia menjelaskan sejumlah proyek yang tengah dipersiapkan diperkirakan mulai memasuki tahap groundbreaking pada 2026 dengan periode pengembangan yang berbeda-beda.

Menurutnya, dimulainya pembangunan proyek tersebut diharapkan menjadi titik awal peningkatan kinerja perusahaan secara lebih progresif.

Saat ini, KOTA tengah mengembangkan sejumlah proyek, yakni Kemayoran Indah Golf Jakarta, Urbanova Surabaya, Rest Area Cimanggis-Cibitung, Accola Sport Center BSD, serta kawasan hunian Padjajaran City di Bandung, Jawa Barat.

Khusus Padjajaran City, proyek tersebut dikembangkan di atas lahan sekitar 9,8 ha yang merupakan bagian dari total kawasan pengembangan seluas sekitar 63 ha.

Perseroan meyakini pengembangan proyek-proyek tersebut akan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan nilai tambah perusahaan sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis untuk mendukung pencapaian target jangka panjang.

Untuk menopang ekspansi, hingga akhir 2025 perseroan telah menguasai landbank seluas 96 ha dari total target pengembangan 186 ha yang disiapkan untuk mendukung bisnis properti and perhotelan.

Prapanca menilai cadangan lahan tersebut menjadi modal penting bagi perusahaan untuk merealisasikan proyek, melakukan monetisasi aset, serta meningkatkan kontribusi bisnis pada masa mendatang.

Sejalan dengan itu, strategi bisnis KOTA pada 2026 akan difokuskan pada percepatan pengembangan proyek, optimalisasi kinerja aset perhotelan, peningkatan pendapatan, serta pengelolaan struktur pendanaan yang lebih disiplin.

"Melalui pendekatan tersebut, Perseroan berharap dapat menjaga keseimbangan antara upaya ekspansi dan pengelolaan arus kas sehingga setiap peluang pertumbuhan dapat diterjemahkan menjadi nilai tambah yang berkelanjutan," kata Prapanca.

Di sisi kinerja, KOTA mencatatkan lonjakan pendapatan sepanjang 2025 menjadi Rp 122,58 miliar atau meningkat 317,27 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp 29,3 miliar.

Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh pulihnya bisnis properti yang membukukan pendapatan Rp 80 miliar, serta peningkatan kontribusi segmen perhotelan menjadi Rp 42,58Sub-miliar.

Prapanca optimistis tren perbaikan tersebut akan berlanjut pada tahun depan seiring mulai bergulirnya proyek-proyek baru and optimalisasi aset yang telah dimiliki perseroan.

"Proses perbaikan yang telah terjadi akan terus berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja keuangan yang akan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Terkini