BEI Targetkan Kapitalisasi Pasar Modal RI Tembus Rp30.000 Triliun

Senin, 29 Juni 2026 | 20:54:31 WIB
PT Bursa Efek Indonesia (BEI)

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memasang target besar agar nilai kapitalisasi pasar (market cap) industri pasar modal domestik mampu menyentuh angka Rp30.000 triliun pada jilid tahun 2030. Estimasi capaian tersebut merepresentasikan pertumbuhan hampir dua kali lipat dari catatan tahun 2025 yang bertengger di level Rp15.849 triliun.

Selaras dengan peta jalan tersebut, pihak BEI turut membidik angka rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) perdagangan saham untuk sanggup meroket hingga Rp31 triliun pada tahun 2030. Target ini diproyeksikan melonjak signifikan jika dikomparasikan dengan perolehan sepanjang tahun 2025 yang baru menyentuh Rp18,1 triliun.

“Kami telah menetapkan target Bursa Efek Indonesia pada 2030, target kapitalisasi pasar menjadi Rp30.000 triliun, target rata-rata nilai transaksi harian mencapai Rp31 triliun,” ujar Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik dalam Konferensi Pers seusai menggelar RUPST di Gedung BEI Jakarta, Senin.

Di samping itu, jajaran otoritas bursa mematok jumlah emiten atau korporasi terbuka yang melantai di pasar saham dapat menembus angka di atas 1.100 emiten pada 2030. Target penambahan listing ini terhitung menanjak mapan dibanding koleksi total sebanyak 956 korporasi tercatat per tahun 2025.

Ekspansi juga menyasar pada aspek kuantitas pelaku pasar modal, di mana BEI memproyeksikan basis akun tunggal investor domestik sanggup menyentuh level 35 juta Single Investor Identification (SID) pada tahun 2030, naik dari data akumulasi sebanyak 20,3 juta SID di periode 2025.

Lebih mendalam, jajaran manajemen BEI membidik proporsi rasio kapitalisasi pasar saham nasional agar sanggup mendominasi porsi sebesar 83 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tanah air pada tahun 2030, di mana indikator tersebut tercatat baru menyentuh porsi 66,5 persen di tahun 2025.

“Kemudian target perusahaan tercatat lebih dari 1.100 perusahaan tercatat, jumlah investor pasar modal mencapai 35 juta investor di tahun 2030, dan rasio market cap terhadap GDP di atas 83 persen,” ujar Jeffrey.

Guna menggolkan seluruh rangkaian target raksasa dimaksud, Jeffrey menguraikan bahwa pihak bursa telah merumuskan empat pilar sasaran strategis. Rencana aksi ini meliputi akselerasi bisnis transaksi, perluasan lini non-transaksi, penguatan kuantitas sekaligus kualitas emiten, serta perluasan akses inklusivitas bagi segmentasi pemodal ritel.

“Kami telah menetapkan goal statement, yaitu kami akan membawa Bursa Efek Indonesia menjadi bursa kelas dunia untuk manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia,” ujar Jeffrey.

Terkini