Jelang IPO Emiten JECX Tetapkan Harga Saham Sebesar Rp1250 Per Lembar

Selasa, 30 Juni 2026 | 23:40:01 WIB
Warga melintasi kantor PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta.

JAKARTA — Agenda pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) oleh entitas PT Nitrasanata Dharma Tbk. (JECX) dijadwalkan bakal segera diselenggarakan pada tanggal 7 Juli 2026.

Mengacu pada dokumen prospektus milik perusahaan yang mengelola jaringan layanan rumah sakit serta klinik swasta spesialis mata ini, JECX membidik penghimpunan modal lewat IPO senilai Rp609,98 miliar.

Pihak perseroan bersiap melepas sebanyak 487,98 juta lembar saham atau setara dengan porsi 15 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh pasca-eksekusi aksi korporasi tersebut.

Berdasarkan rilis laporan prospektus tertanggal hari ini, Selasa (30/6/2026), paket saham yang ditawarkan mencakup 325,32 juta lembar saham baru hasil bentukan dari portepel atau setara dengan porsi 10 persen.

Selain itu, terdapat pula skema pelepasan aset berupa 162,66 juta lembar saham divestasi kepunyaan Dr. dr. Waldensius Girsang, SpM(K), yang merepresentasikan porsi kepemilikan 5 persen setelah masa penawaran umum.

Manajemen menetapkan nilai nominal Rp16 per lembar dengan patokan harga penawaran final sebesar Rp1.250 per saham, di mana posisi tersebut cenderung mepet pada batas rentang bawah saat masa penawaran awal (book building) di level Rp1.200 hingga Rp1.400.

Bermodalkan ketetapan harga pelaksanaan tersebut, nilai akumulasi dari penawaran umum ini menyentuh Rp609,98 miliar, yang terbagi atas Rp406,65 miliar dari saham baru dan Rp203,33 miliar dari saham divestasi.

Beriringan dengan agenda go public tersebut, emiten ini juga menggulirkan program Employee Stock Allocation (ESA) dengan jatah alokasi untuk para pekerja sebanyak 11,1 juta lembar saham atau berkisar 2,27 persen.

Dokumen prospektus menegaskan seluruh saham yang dilepas ke publik memiliki hak yang setara dan sederajat dengan kumpulan saham lama yang telah disetor penuh sesuai payung hukum perseroan terbatas dan pasar modal.

Pihak otoritas JECX juga memberikan jaminan bahwa portofolio saham divestasi yang dilepas berstatus legal, bersih dari jerat sengketa hukum, tidak menjadi jaminan utang pihak lain, serta tidak sedang ditawarkan ke pihak manapun.

Mekanisme penawaran umum perdana dari saham JECX ini dipastikan bakal disokong penuh lewat jaminan penuh atau skema full commitment oleh perusahaan penjamin emisi efek yang ditunjuk, yakni Trimegah Sekuritas.

Terkini