Ketahui 5 Makanan yang Bisa Bikin Penampilan Wajah Cepat Tua

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:02:12 WIB
Ilustrasi Keripik Kentang.

JAKARTA - Merawat penampilan penampilan fisik ternyata tidak semata-mata mengandalkan perawatan kulit luar atau pengaplikasian kosmetik mahal. Apa yang Anda konsumsi sebagai asupan harian terbukti andal dalam memengaruhi kondisi kesehatan kulit sekaligus memicu penampilan wajah tampak lebih tua dari usia aslinya.

Fakta medis tersebut diutarakan oleh seorang dokter spesialis bedah plastik kenamaan asal Korea Selatan, Choi Hyun-nam, yang belakangan ini mendadak ramai dibicarakan di jagat media sosial.

Melalui rilis daftar yang ia bagikan, terdapat lima klasifikasi menu makanan dan minuman yang diklaim mampu merusak keindahan kulit wajah karena memicu reaksi pembengkakan, timbulnya jerawat, hingga mempercepat penuaan dini.

Walau demikian, Choi memberikan catatan bahwa deretan menu tersebut tidak akan merombak susunan jaringan anatomi wajah seseorang secara permanen. Efek buruknya lebih mengarah pada merosotnya mutu sel kulit luar apabila rutin dikonsumsi melampaui batas kewajaran.

Berdasarkan kompilasi laporan media VNExpress, berikut merupakan rincian lima jenis makanan dan minuman penghambat keremajaan kulit yang masuk dalam radar pengawasan klinis tersebut:

Pertama adalah minuman beralkohol yang menduduki peringkat teratas dalam daftar temuan Choi. Berdasarkan kajiannya, asupan alkohol berisiko tinggi merampas kelembapan alami kulit sehingga memicu kulit menjadi gersang, kering, serta tampak kusam.

Bukan itu saja, zat alkohol juga ditengarai sanggup merusak kekuatan lapisan epidermis pelindung kulit luar yang berujung pada akselerasi proses penuaan dini. Konsumsi berlebih pun rawan mengganggu fungsi hati yang lambat laun menggelapkan rona alami kulit.

Kedua adalah aneka produk daging olahan, seperti ham dan sosis yang menempati urutan berikutnya. Choi memaparkan jika komoditas pangan ini umumnya sarat akan kandungan natrium tinggi, minyak jenuh, serta zat aditif sintetis berbahaya.

Kombinasi dari bahan-bahan kimia tersebut dinilai sangat rentan dalam meningkatkan reaksi inflamasi atau peradangan jaringan di dalam tubuh, yang secara simultan memacu timbulnya flek dan kerutan penuaan pada kulit.

Ketiga adalah kelompok makanan gorengan yang mencakup ayam goreng tepung, kentang goreng, hingga kue donat. Menurut penjelasan Choi, makanan yang digoreng kaya akan kandungan minyak jenuh yang sanggup merangsang produksi sebum pemicu jerawat.

Di samping itu, kebiasaan mengonsumsi makanan berminyak secara berlebihan juga dikaitkan erat dengan kondisi rona kulit yang kehilangan pancaran kesegaran alaminya dan terlihat layu.

Keempat adalah ragam makanan manis yang sedang digandrungi masyarakat, mulai dari kue basah, pastry, hingga kudapan manis kekinian lainnya. Choi menyebut bahwa asupan gula berlebih berpotensi merusak struktur kolagen tubuh.

Kolagen sendiri merupakan jenis protein penting yang memegang kendali atas elastisitas serta kekencangan sel kulit. Saat kadar kolagen menyusut, kulit wajah akan lebih cepat mengendur dan memunculkan garis penuaan.

Kelima adalah kelompok camilan dengan kadar garam yang pekat, seperti mi instan, keripik kentang, dan biskuit gurih. Meski berada di urutan bontot, Choi mengingatkan bahwa tingginya zat natrium berisiko memicu retensi cairan tubuh.

Dampak buruk dari retensi cairan tersebut adalah tampilan kontur wajah yang mendadak kelihatan sembap atau membengkak, terutama seusai menyantap makanan asin dalam porsi yang besar.

Meskipun daftar ini memicu perhatian publik, bukan berarti Anda harus memutus total konsumsi kelima jenis hidangan tersebut. Siasat utamanya terletak pada kedisiplinan menjaga pola makan berimbang serta membatasi porsi dalam batas wajar.

Terkini