Emiten NSSS Habiskan Seluruh Dana Hasil IPO Sebesar Rp430 Koma 5 Miliar

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:36:02 WIB
PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk.

JAKARTA - Perusahaan perkebunan, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. (NSSS) akhirnya menyelesaikan realisasi dari seluruh pemakaian dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) yang mereka peroleh pada Maret 2023.

Lewat dokumen keterangan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), NSSS memaparkan dari total perolehan dana bersih IPO senilai Rp430,51 milar, sebelumnya sudah dipakai Rp289,30 miliar atau berkisar 67,2 persen.

Kondisi tersebut membuat sisa dana tersisa sebesar Rp141,21 miliar atau berkisar 32,8 persen yang tercatat belum dipakai sampai akhir tahun 2025 lalu.

Meski begitu, pihak manajemen memastikan jika sisa anggaran dana tersebut sudah direalisasikan seutuhnya per posisi tanggal 30 Juni 2026.

"Sisa dana sebesar Rp141.214.200.600 sudah terealisasi sepenuhnya per 30 Juni 2026," tulis manajemen dikutip, Kamis (2/7/2026).

Pihak perseroan turut melayangkan informasi jika pergeseran skema rencana pemakaian dana IPO ini telah mendapat restu pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 10 September 2025.

Hasil dari keputusan rapat itu juga dipastikan sudah diserahkan ke pihak otoritas pasar modal dan Bursa selaras dengan regulasi hukum yang berlaku.

Pada periode sebelumnya, perseroan sempat memaparkan jika dana IPO tersebut dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan belanja modal yang disalurkan menuju unit entitas anak usaha, yakni PT Borneo Sawit Perdana guna mendukung proyek pembangunan fasilitas pabrik.

Berikutnya, dana IPO tersebut juga dimanfaatkan untuk keperluan agenda pembebasan lahan baru serta proses pembibitan tanaman yang pos alokasinya diserahkan kepada PT Bina Sarana Sawit Utama.

Bukan sebatas itu saja, kucuran dana segar hasil IPO ini juga didapati disalurkan kepada PT Prasetya Mitra Muda, sedangkan sisa dana yang tersisa diposisikan ke dalam akun giro serta simpanan perbankan demi mendanai operasional usaha.

Di samping memaparkan progres perkembangan dana IPO, manajemen NSSS ikut menjabarkan realisasi pemakaian dana hasil dari konversi pelaksanaan instrumen Waran Seri I.

Dari agenda pelaksanaan produk waran tersebut, pihak perseroan tercatat sukses menghimpun pasokan dana segar dengan nilai mencapai Rp2,53 miliar.

Dana hasil waran itu mulanya tercatat belum dipergunakan sama sekali oleh perusahaan, namun saat ini dipastikan sudah dihabiskan seluruhnya demi mendanai pos kebutuhan modal kerja anak usaha, yakni PT Prasetya Mitra Muda sampai posisi 30 Juni 2026.

Di sisi berbeda, manajemen NSSS tidak menampik jika level rasio konversi untuk instrumen Waran Seri I tergolong berada dalam tingkatan yang relatif rendah.

Dari keseluruhan total volume produk waran yang dilepas ke pasar, tingkat eksekusinya terdata hanya menyentuh kisaran angka 0,75 persen saja.

Jajaran manajemen menguraikan jika rendahnya angka konversi tersebut dipicu oleh minimnya atensi minat dari para investor untuk mengeksekusi hak waran mereka sebelum batas waktu masa pelaksanaan berakhir pada 11 September 2024.

Terkini