Apple Tetap Rilis iPhone Ultra Lipat pada September 2026 Mendatang

Kamis, 02 Juli 2026 | 03:43:31 WIB
iPhone Ultra Lipat.

JAKARTA - Apple dikabarkan masih menargetkan peluncuran ponsel pintar lipat pertamanya pada September 2026, meskipun sebelumnya sempat muncul laporan terkait potensi penundaan proyek akibat masalah pada sistem engsel.

Bocoran dari The Elec menyebutkan bahwa perangkat lipat dengan gaya buku tersebut tetap berada di jalur peluncuran sesuai rencana, bersamaan dengan peluncuran lini iPhone generasi berikutnya.

Laporan tersebut mengungkap bahwa Apple sempat menemukan kendala teknis saat melakukan pengujian daya tahan engsel pada perangkat tersebut.

Namun, sebagian besar masalah teknis yang muncul selama proses pengembangan disebut telah berhasil diatasi, sehingga tidak memengaruhi target peluncuran dari perusahaan tersebut.

Mekanisme engsel perangkat sempat menimbulkan suara kecil setelah menjalani pengujian jutaan kali lipatan.

Selain itu, tingkat toleransi produksi yang lebih lebar dari perkiraan pada beberapa komponen juga sempat menyebabkan angka cacat manufaktur meningkat.

Meskipun demikian, sumber dari industri Taiwan menyebutkan bahwa sebagian besar persoalan tersebut kini telah diselesaikan dengan baik oleh perusahaan.

Apple dikabarkan terus melakukan penyempurnaan terhadap perangkat sebelum memasuki tahap produksi massal untuk konsumen.

Sebelumnya, jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, sempat melaporkan pada Maret 2026 bahwa iPhone lipat kemungkinan tidak akan dikirim ke konsumen bersamaan dengan peluncuran seri iPhone 18 Pro.

Namun, sebulan kemudian, Gurman menyatakan bahwa perangkat tersebut kembali berada di jalur peluncuran September 2026, dengan jadwal penjualan yang kemungkinan berlangsung bersamaan atau sedikit setelah model Pro.

Perangkat lipat buatan Apple itu disebut akan menggunakan layar OLED lipat berukuran 7,8 inci yang dipasok oleh pihak Samsung Electronics.

Panel tersebut mengadopsi desain baru dengan mengintegrasikan lapisan penyaring warna langsung ke dalam struktur layar, sehingga mampu menghasilkan bodi yang lebih tipis, ringan, serta hemat daya.

Untuk komponen engsel, Apple dikabarkan menggandeng Amphenol Corporation dari Amerika Serikat dan perusahaan Taiwan yaitu Shin Zu Shing.

Kedua pemasok tersebut disebut memanfaatkan teknologi pencetakan 3D dalam proses produksi komponen engsel perangkat tersebut.

Selain layar utama 7,8 inci, perangkat ini diperkirakan memiliki layar eksternal 5,5 inci, chipset A20 generasi terbaru, modem C2, serta sensor sidik jari Touch ID yang terintegrasi pada tombol daya sebagai pengganti Face ID.

Apple juga disebut akan menyematkan dua kamera pada bagian belakang. Sejumlah laporan sebelumnya menyebut smartphone lipat perdana Apple berpotensi dipasarkan dengan nama iPhone Ultra.

Harga perangkat tersebut diperkirakan akan mencapai sekitar Rp32,6 juta saat diluncurkan nanti.

Terkini