Gus Ipul Kerahkan Jajaran Demi MPLS Sekolah Rakyat

Jumat, 03 Juli 2026 | 17:29:31 WIB
Mensos Minta Semua Unit Sukseskan MPLS Sekolah Rakyat [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta kepada seluruh unit kerja untuk bahu-membahu menyukseskan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat pada 14 Juli 2026 mendatang agar berjalan lancar.

Instruksi itu secara spesifik disampaikan dalam rapat koordinasi kesiapan MPLS Sekolah Rakyat pada Kamis (2/7/2026), yang secara khusus membedah empat klaster kesiapan. Klaster awal menyoroti kesiapan fisik, sarana prasarana, serta perlengkapan di Sekolah Rakyat.

Sementara klaster kedua berfokus pada kesiapan migrasi dan rekrutmen siswa, klaster ketiga mengenai kesiapan kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan, dan klaster keempat mengulas kesiapan pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat.

"Karena ini menjadi kepentingan seluruh Kementerian Sosial bukan hanya tanggung jawab satu pihak saja, jadi semua harus tahu, semua harus terlibat, semua harus ikut mendengarkan, dan semua harus berkontribusi," kata Mensos dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Di samping unit kerja di Kemensos, Gus Ipul juga meminta para kepala sentra ikut memantau proses perpindahan siswa dari Sekolah Rakyat Rintisan ke Sekolah Rakyat Permanen. Ia pun mengingatkan agar fasilitas yang ditinggalkan di tempat terdahulu tetap dipelihara.

"Jangan sampai kursi, bangku, dan perlengkapan lainnya masih ditinggalkan di sana menjadi rusak. Semua itu harus dirawat. Jangan sampai ada yang hilang," ujarnya menegaskan.

Lebih jauh, Gus Ipul memaparkan enam instruksi demi memperkokoh kesiapan pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat, beberapa di antaranya yaitu menghidupkan kembali Sekber Sekolah Rakyat dan Satker terkait serta memastikan kesiapan perpindahan SR Rintisan ke SR Permanen dan pelaksanaan MPLS dengan target 14 Juli 2026.

Berikutnya, menyelenggarakan simulasi total perpindahan SR Rintisan ke SR Permanen, yang diawali lewat uji coba di satu lokasi SR Permanen sebelum diimplementasikan di seluruh sekolah, serta mempercepat distribusi perlengkapan sekolah dan pengadaan perlengkapan murid baru sekaligus memastikan tidak ada keterlambatan maupun penyelewengan dalam proses pengadaan.

Lalu, memaksimalkan koordinasi dengan Kementerian PU mengenai alih pengetahuan pengelolaan sarana dan prasarana SR Permanen, mencakup listrik, air bersih, keamanan gedung, serta fasilitas penunjang lainnya, serta menghidupkan kembali Gugus Tugas Pengendalian untuk membereskan kendala menjelang 14 Juli, menyusun mitigasi risiko, dan memastikan tiap titik Sekolah Rakyat memiliki PIC yang mengawasi kesiapan.

Terakhir, mengidentifikasi keperluan anggaran tambahan (jika dibutuhkan) untuk menyokong operasional Sekolah Rakyat.

"Saya berharap turun tangan semua ini. Turun tangan, bukan tangan turun ya. Turun tangan," ucap Gus Ipul menegaskan.

Seperti diketahui, MPLS Sekolah Rakyat bakal digulirkan pada 14-31 Juli 2026. Selepas itu, masa matrikulasi direncanakan berjalan pada 3 Agustus hingga 30 September 2026.

Tahapan agenda MPLS ini akan meliputi pengenalan sekolah, pemeriksaan kesehatan, pengenalan tata tertib, agenda pembentukan karakter, serta agenda penunjang lainnya.

Halaman :

Terkini