Sokong Industri RI, Belarus Tawarkan Kerja Sama Teknologi

Jumat, 03 Juli 2026 | 18:37:02 WIB
Lukashenko Tawarkan Teknologi Belarus demi Industri RI Mandiri [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Belarus Alexander Lukashenko menyodorkan kerja sama teknologi kepada Indonesia sebagai bagian dari ikhtiar memperkokoh kemitraan ekonomi kedua belah pihak. 

Menurutnya, Belarus tidak cuma berambisi mendongkrak aktivitas perdagangan dengan Indonesia, melainkan juga menyokong pengembangan teknologi serta kemandirian industri domestik.

Statemen itu diutarakan Lukashenko dalam sesi keterangan pers bersama (joint press statement) dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Lukashenko memaparkan Belarus mempunyai rupa-rupa produk serta teknologi yang mampu melengkapi keperluan Indonesia selaku salah satu negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

"Untuk negara besar seperti Indonesia, kami juga punya sesuatu yang Anda perlukan. Tidak hanya barang-barang yang diproduksi oleh kami, perdagangan juga sangat diperlukan. Setelah kunjungan ini akan ada lebih banyak lagi peningkatan volume perdagangan kedua negara," ujar Lukashenko.

Ia menganggap jalinan niaga Indonesia dan Belarus masih mempunyai celah yang sangat lebar untuk terus dikembangkan. Kendati begitu, baginya, kerja sama kedua negara selayaknya tidak sekadar bertumpu pada peningkatan nilai perdagangan saja.

Lukashenko menggarisbawahi bahwa poin yang lebih esensial yakni kemitraan di sektor teknologi demi menyokong agenda industrialisasi Indonesia.

"Yang paling penting bukan hanya volume perdagangan, tetapi juga teknologi. Anda sedang melakukan diversifikasi di berbagai bidang dan tidak ingin bergantung pada satu atau dua negara besar," katanya.

Menurut Lukashenko, kebijakan Indonesia dalam memperlebar jejaring mitra kerja sama internasional selaras dengan ikhtiar membangun kedaulatan ekonomi dan industri domestik.

Ia menyatakan Belarus bersedia mendampingi Indonesia dalam menyokong penguasaan teknologi, sehingga kian banyak produk yang bisa dihasilkan secara mandiri di dalam negeri.

"Anda ingin agar Indonesia sebagai suatu negara dapat semaksimal mungkin memproduksi sendiri dengan menggunakan teknologinya sendiri. Itulah yang disebut sebagai independence atau kemandirian," ujarnya.

Lukashenko pun menyampaikan rasa hormat kepada Presiden Prabowo Subianto lantaran telah menetapkan Belarus sebagai salah satu mitra strategis dalam perajutan kerja sama bilateral. 

Ia memastikan jalinan kedua negara dianyam bukan demi faedah jangka pendek, melainkan sebagai kemitraan yang berkiblat pada faedah jangka panjang.

"Oleh karena itu saya ingin mengucapkan terima kasih karena Anda memilih kami. Kami tidak hanya bekerja untuk hari ini, tetapi bekerja sama untuk jangka panjang," katanya.

Presiden Belarus tersebut mengimbuhkan bahwa kedekatan personal yang telah terbangun lewat lawatannya ke Indonesia pada 2013 serta kunjungan Presiden Prabowo ke Belarus pada tahun kemarin menjadi pilar krusial bagi penguatan hubungan kedua negara.

"Saya mengenang dengan sangat hangat kunjungan saya ke Indonesia pada 2013 dan kunjungan Anda ke Belarus tahun lalu. Itu menjadi dasar penting bagi kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua negara," ujar Lukashenko

Terkini