Komoditas Pangan Bergerak Variatif Harga Sapi dan Beras Naik

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:25:31 WIB
Ilustrasi Daging Mentah.

JAKARTA - Grafik perkembangan komoditas pangan nasional pada hari ini memperlihatkan pergerakan yang cukup variatif. Sejumlah bahan pangan hortikultura, contohnya kelompok tanaman cabai beserta bawang merah, terpantau mengalami penurunan nilai jual, sedangkan banderol komoditas daging dan beras justru merangkak naik.

Berdasarkan laporan kompilasi data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), Minggu (5/7/2026), seluruh jenis tanaman cabai secara kompak mengalami koreksi harga ke tingkat bawah. Komoditas cabai rawit merah mencatatkan penurunan paling tajam hingga mencapai kisaran 7,93 persen menjadi Rp 62.100 per kilogram.

Langkah penurunan yang serupa turut membayangi jenis cabai merah besar yang terkoreksi sekitar 5,51 persen ke angka Rp 50.500 per kilogram.

Tidak melulu terjadi pada varian cabai, penurunan senilai 6 persen juga menyasar komoditas bawang merah ukuran sedang hingga menyentuh Rp 47.800 per kilogram.

Akan tetapi, kondisi sebaliknya menimpa bawang putih ukuran sedang yang justru mencatatkan pertumbuhan nilai jual yang tipis sebesar 0,92 persen ke level Rp 44.100 per kilogram.

Di samping itu, komoditas daging sapi dilaporkan ikut diperdagangkan dengan nilai yang lebih menguras kantong konsumen hari ini. Banderol daging sapi mutu 1 mengalami kenaikan sekitar 0,17 persen menjadi Rp 150.250 per kilogram, lalu komoditas daging sapi mutu 2 terangkat sebesar 0,32 persen ke angka Rp 141.500 per kilogram.

Sebaliknya, grafik harga jual daging ayam ras segar malahan merosot sekitar 1,21 persen menuju nominal Rp 36.600 per kilogram. Langkah penurunan tersebut juga diikuti oleh telur ayam ras segar yang jatuh sedalam 1,35 persen hingga bertengger pada kisaran Rp 29.250 per kilogram.

Berikut merupakan rincian lengkap daftar harga bahan pangan pokok nasional hari ini, Minggu (5/7/2026):

Beras mutu super I berada di angka Rp 17.650 per kilogram, naik sebesar 0,28 persen.

Beras mutu super II tertahan di nominal Rp 17.100 per kilogram, harganya stabil.

Beras mutu bawah I merangkak ke level Rp 14.700 per kilogram, naik sebesar 0,34 persen.

Beras mutu bawah II menyusut ke angka Rp 14.500 per kilogram, turun sebesar 0,34 persen.

Beras kualitas medium I dipatok Rp 16.350 per kilogram, posisinya stabil.

Beras kualitas medium II naik ke angka Rp 16.150 per kilogram, meningkat sebesar 0,31 persen.

Gula pasir lokal dihargai Rp 19.050 per kilogram, terkoreksi turun sebesar 0,26 persen.

Minyak goreng curah bertahan di posisi Rp 20.600 per kilogram, nilainya tetap.

Minyak goreng kemasan bermerek 1 dibanderol Rp 24.250 per kilogram, posisinya tetap.

Minyak goreng bermerek 2 dijual senilai Rp 23.400 per kilogram, harganya konstan.

Telur ayam ras segar menyentuh angka Rp 29.250 per kilogram, menyusut sebesar 1,35 persen.

Cabai Merah Besar dipasarkan Rp 50.500 per kilogram, terpangkas sebesar 5,51 persen.

Cabai Merah Keriting dilepas Rp 50.900 per kilogram, melorot sebesar 4,14 persen.

Cabai Rawit Hijau dijual Rp 49.750 per kilogram, meluncur turun sebesar 3,96 persen.

Cabai Rawit Merah menyentuh Rp 62.100 per kilogram, terpangkas sedalam 7,93 persen.

Daging Ayam Ras Segar dibanderol Rp 36.600 per kilogram, menyusut sebesar 1,21 persen.

Daging Sapi Kualitas 1 dihargai Rp 150.250 per kilogram, mengalami kenaikan sebesar 0,17 persen.

Daging Sapi Kualitas 2 dipatok Rp 141.500 per kilogram, mengalami kenaikan sebesar 0,32 persen.

Bawang Merah ukuran sedang dilepas Rp 47.800 per kilogram, jatuh sedalam 6 persen.

Bawang putih ukuran sedang merangkak ke level Rp 44.100 per kilogram, naik sebesar 0,92 persen.

Gula pasir mutu premium dipasarkan Rp 20.300 per kilogram, terangkat naik sebesar 0,25 persen.

Terkini