Bank Mantap Jajaki Kerja Sama dengan Pegadaian Terkait Bisnis Emas

Senin, 06 Juli 2026 | 02:55:31 WIB
PT Bank Mandiri Taspen.

JAKARTA - PT Bank Mandiri Taspen atau Bank Mantap tengah menjajaki kerja sama strategis dengan PT Pegadaian (Persero) guna memperluas lini bisnis perseroan ke sektor investasi emas.

Langkah kemitraan ini diharapkan mampu mengantarkan Bank Mantap mencapai target besar untuk menjadi bullion bank pada 2028 mendatang.

Division Head Strategic Business Development Bank Mandiri Taspen, Agus Syaiful Anwar, menyampaikan bahwa saat ini perseroan sedang merampungkan penyusunan nota kesepahaman (MoU).

Pada saat yang bersamaan, pihak Bank Mantap telah menyampaikan rencana korporasi tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui revisi Rencana Bisnis Bank (RBB).

“Mengenai fitur emas, kami lagi jajaki kerja sama dengan Pegadaian,” kata Agus, dikutip pada Senin (6/7/2026).

Pihak perseroan sendiri tercatat sudah menyusun peta jalan (roadmap) yang jelas untuk mengarungi bisnis komoditas emas tersebut ke depan.

Untuk fase awal, Agus mengungkapkan bahwa perseroan akan bertindak sebagai mitra Pegadaian dalam skema referral produk tabungan emas yang ditargetkan mulai terealisasi pada kuartal IV/2026.

Selanjutnya memasuki fase kedua atau pada 2027, perseroan memproyeksikan diri untuk mulai merambah ke dalam penyediaan layanan cicil emas bagi nasabah.

Lalu pada tahun berikutnya, Bank Mantap memasang target tinggi untuk dapat beroperasi penuh sebagai institusi bullion bank secara resmi.

“Tahun depannya lagi, tahun 2028 Bank Mantap seharusnya udah bisa jadi bullion bank,” ujarnya.

Agus membeberkan bahwa salah satu regulasi utama agar sebuah bank bisa beroperasi sebagai bullion bank adalah wajib mengantongi modal inti minimum sebesar Rp14 triliun atau masuk kategori KBMI 3.

Saat ini, posisi perseroan masih berada di kelas KBMI 2 dengan kepemilikan modal inti tercatat senilai Rp9,34 triliun hingga penutupan kuartal I/2026.

Meski begitu, perseroan telah mematok target matang untuk menaikkan kelas status perbankannya menuju kategori KBMI 3 tepat pada 2028.

Di samping menjalin kemitraan dengan Pegadaian, Bank Mantap juga berencana menggandeng penyedia layanan crowdfunding demi menjaring basis nasabah di luar segmen pensiunan.

Langkah ekspansi pasar ini menjadi salah satu strategi utama perseroan dalam mendongkrak perolehan dana murah (Current Account Saving Account/CASA).

“Karena kalau enggak dari pensiunan ya memang ceruk market atau potensi CASA-nya ya segitu aja,” pungkasnya.

Terkini