Guna Genjot Produksi Tembaga dan Emas Amman Manfaatkan Teknologi AI

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:13:31 WIB
PT Amman Mineral Internasional Tbk.

JAKARTA — PT Amman Mineral Nusa Tenggara, anak usaha dari PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMAN), mendongkrak volume produksi tembaga serta emas mereka lewat optimalisasi sistem pengolahan bijih berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI).

Vice President Corporate Communications AMMAN Kartika Octaviana mengungkapkan bahwa perseroan telah mengoperasikan Artificial Intelligence Dashboard Automation (AIDA). Perangkat ini berfungsi sebagai sistem penunjang keputusan bertenaga AI untuk pabrik pemrosesan mineral.

Ia memaparkan bahwa teknologi AIDA menyerap rekam jejak operasional selama lebih dari 25 tahun sekaligus memproses data produksi aktual untuk mendeteksi kondisi pengolahan. Skema ini menghadirkan saran parameter kerja paling efisien demi memacu keterambilan mineral.

"Peningkatan recovery menjadi faktor penting bagi industri pertambangan karena berdampak langsung terhadap volume logam yang dapat diproduksi dari setiap ton bijih. Kenaikan beberapa persen saja mampu menghasilkan tambahan nilai ekonomi yang signifikan sekaligus meningkatkan pemanfaatan sumber daya mineral," kata Kartika dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).

Pihak emiten mengklaim perpaduan perbaikan sistem dan adopsi AI sukses mengerek pemulihan mineral berkisar 2,5 persen pada wilayah tambang Batu Hijau. Penambahan hasil tangkapan tersebut ikut mendongkrak tonase logam siap jual sekaligus menekan sisa sisa mineral berharga pada limbah sisa (tailings).

Ia melanjutkan bahwa melalui menu Set Point Optimizer, perangkat AIDA menyodorkan rekomendasi utak-atik parameter operasional, seperti takaran zat kimia hingga debit aliran air. Formula ini dirancang agar aktivitas flotasi berputar lebih efektif serta mencetak angka pemulihan yang lebih maksimal.

Walaupun mengandalkan kecerdasan buatan, ia memastikan bahwa instrumen AIDA tidak menggeser kendali tenaga manusia. Pada setiap siklus empat jam, divisi operasional bersama tim metalurgi mengkaji ulang rekomendasi sistem sebelum menyetujui perubahan di lapangan.

Di samping menyusun pemrograman AI, AMMAN gencar memperbarui lini pengolahan mineral mereka, termasuk meningkatkan sensitivitas alat pendeteksi, instrumen pabrik, dan jaringan penyerapan informasi. Pembenahan ini bertujuan menyuplai data akurat sebagai basis penentuan kebijakan.

Penerapan program AIDA digadang-gadang menjadi bagian penting dari agenda transformasi digital internal korporasi demi memangkas ongkos operasional sekaligus memperpanjang napas ketahanan material tambang nasional.

Terkini