Pemerintah Targetkan 40 Ribu Koperasi Desa Beroperasi Akhir 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:08:31 WIB
Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah

JAKARTA - Pemerintah menetapkan target besar untuk mengoperasikan sebanyak 40 ribu unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih hingga akhir periode 2026. Langkah strategis ini direalisasikan sebagai bagian dari komitmen nyata dalam memperkokoh ketahanan dan memperkuat roda perekonomian di tingkat pedesaan.

Pihak otoritas terkait menjelaskan bahwa fokus kerja saat ini tidak hanya tertuju pada penuntasan aspek pembangunan fisik semata. Jauh dari itu, penyiapan kapasitas serta kompetensi sumber daya manusia yang akan menakhodai lembaga tersebut juga menjadi agenda utama agar pengelolaan ke depan dapat berjalan secara profesional.

Penyusunan modul pelatihan manajerial secara terstruktur bagi para calon manajer kini menjadi prioritas yang tengah digenjot oleh pihak kementerian. “Sehingga mereka memiliki kapasitas dan kompetensi untuk membangun, mengembangkan, dan mengelola koperasi secara profesional sejak mulai beroperasi,” isi penjelasan mengenai tujuan utama program peningkatan kapasitas tersebut.

Tingkat keberhasilan dari program berskala nasional ini dinilai tidak hanya bertumpu pada ketersediaan gedung sarana penunjang. Kualitas serta integritas para pengelola yang menjalankan roda usaha harian menjadi faktor paling krusial yang menentukan keberlanjutan unit usaha bersama tersebut.

Oleh sebab itu, pembekalan komprehensif disiapkan agar para calon pemimpin memahami tata kelola kelembagaan, manajemen bisnis, hingga optimalisasi pelayanan bagi anggota dan masyarakat. Agenda pelatihan intensif bagi calon manajer tersebut dijadwalkan berlangsung dari tanggal 17 sampai 31 Juli 2026.

Melalui program pelatihan ini, lahirnya para manajer yang andal diharapkan dapat mentransformasikan lembaga menjadi episentrum aktivitas ekonomi baru sekaligus mendongkrak taraf kesejahteraan warga desa. Berbagai tahapan pelaksanaan, mulai dari akselerasi infrastruktur hingga pemantapan kapasitas SDM, terus dipacu demi mengejar target operasional massal tersebut.

Berdasarkan kompilasi data pada sistem informasi digital terintegrasi per tanggal 9 Juli 2026, realisasi progres fisik di lapangan tercatat sebagai berikut: 35.870 titik pembangunan telah terverifikasi resmi 20.000 unit sedang dalam tahap konstruksi aktif 15.500 unit telah rampung 100 persen

Terkini