Umar Kremlev Siapkan Laga Besar untuk Murat Gassiev di Eropa

Senin, 13 Juli 2026 | 19:56:01 WIB
Murat Gassiev.

JAKARTA - Juara dunia tinju kelas berat Murat Gassiev diproyeksikan untuk melaju ke arena pertarungan yang jauh lebih bergengsi pascamemaksa Peter Kadiru menyerah kalah pada pergelaran IBA PRO 19 di VTB Arena, Moskow, Rusia.

"Langkah kami selanjutnya pasti ke Jerman dan Inggris untuk melawan Kabayel dan Dubois," kata Presiden International Boxing Association (IBA) Umar Kremlev dalam laporan The Ring yang dipantau di Jakarta, Senin.

Gassiev sukses menumbangkan Kadiru lewat kemenangan technical knockout (TKO) yang tercipta pada ronde keenam. Jalannya duel tersebut terbilang minim ketegangan lantaran Gassiev mendominasi penuh ring serta terus menekan Kadiru yang fisiknya tampak kedodoran.

Memasuki ronde keenam, tim pelatih Kadiru mengambil keputusan untuk menyudahi laga usai petarung asal Hamburg, Jerman itu tersudut di tali ring akibat gempuran kombinasi jotosan keras Gassiev yang mengarah telak ke kepala.

Meskipun saat itu Kadiru terpantau masih sanggup berdiri tegap sambil menahan laju pukulan, kubunya memilih menghentikan duel demi keselamatan sang petinju.

Berkat hasil manis tersebut, petinju berkebangsaan Rusia ini berhasil mempertajam catatan rekor bertarungnya menjadi 34 kali menang (27 KO) dan baru menelan 2 kekalahan.

Hasil ini sekaligus menjadi sinyal kuat kembalinya performa terbaik sang petinju lewat torehan 4 kemenangan beruntun pascakalah angka dari Otto Wallin pada September 2023 silam.

Melejitnya kembali pamor Gassiev di peta persaingan kelas berat turut menjadi angin segar bagi pihak IBA yang memegang andil atas perjalanan karier mantan penguasa kelas penjelajah tersebut.

"Kami siap menghadirkan pertarungan kelas berat besar di seluruh dunia," kata Kremlev.

Dirinya menjabarkan bahwa IBA juga mengagendakan rentetan pagelaran tambahan di wilayah Amerika Serikat, Inggris, hingga China sebagai fondasi gerakan organisasi dalam memperluas jangkauan tinju profesional global.

Kremlev menegaskan kehadiran IBA bukan bertujuan untuk menjadi rival bagi asosiasi tinju dunia konvensional yang lain, melainkan demi mendongkrak standar mutu olahraga ini.

"Kami tidak terburu-buru untuk terus maju dan berkembang," katanya.

Terkini