JAKARTA - OnePlus memperkenalkan lini terbaru bernama OnePlus Turbo 6X series yang hadir dengan kapasitas baterai besar, penggunaan chip MediaTek seri 7, serta harga yang cukup kompetitif di kelasnya.
Seri ini terdiri dari OnePlus Turbo 6X dan OnePlus Turbo 6X Pro yang saat ini masih terbatas di pasar China, namun keduanya diperkirakan akan hadir secara global melalui lini OnePlus Nord.
Mengutip laporan GSM Arena, Rabu (10/6), untuk varian OnePlus Turbo 6X dibekali baterai berkapasitas 7000 mAh dengan dukungan pengisian cepat SuperVOOC 45W. Sementara itu, OnePlus Turbo 6X Pro membawa baterai lebih besar yakni 8000 mAh dengan pengisian SuperVOOC 80W.
Dari sisi layar, OnePlus Turbo 6X Pro menggunakan panel AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1,5K yang lebih tinggi dibanding versi reguler, serta refresh rate 144Hz.
Perangkat ini juga dilengkapi sensor sidik jari optik di layar serta kamera depan 16 MP.
Sedangkan versi reguler hadir dengan layar 6,72 inci beresolusi FHD+ dan refresh rate 144Hz. Kamera depan yang digunakan berukuran 8 MP, dengan sensor sidik jari yang ditempatkan di tombol daya.
Untuk performa, kedua perangkat sama-sama menggunakan chipset MediaTek. Versi Pro ditenagai Dimensity 7400 Super yang lebih bertenaga, dipadukan dengan RAM 12 GB dan memori internal 256 GB.
Sementara itu, versi reguler menggunakan Dimensity 7360 Super dengan konfigurasi RAM dan penyimpanan yang sama.
Pada sektor kamera, kedua perangkat sama-sama mengusung konfigurasi kamera ganda, namun dengan perbedaan sensor. OnePlus Turbo 6X membawa kamera utama 50 MP dan ultrawide 8 MP.
Sedangkan versi reguler menggunakan kamera utama 50 MP dan sensor monokrom 2 MP.
Dari sisi ketahanan, keduanya juga memiliki perbedaan. OnePlus Turbo 6X Pro sudah mengantongi sertifikasi IP68/69K, sementara versi reguler hanya IP64.
OnePlus Turbo 6X hadir dalam pilihan warna hitam, hijau, dan putih dengan harga mulai 1899 yuan (sekitar Rp5 jutaan) untuk varian 8GB/128GB hingga 2299 yuan (sekitar Rp6 jutaan) untuk 12GB/256GB.
Sementara OnePlus Turbo 6X Pro tersedia dalam warna hitam dan oranye dengan harga mulai 1999 yuan (sekitar Rp5,2 jutaan) hingga 2399 yuan (sekitar Rp6,3 jutaan) untuk varian tertinggi.