Jayamas Medica (OMED) Bagikan Dividen Tunai Rp110,4 Miliar

Jayamas Medica (OMED) Bagikan Dividen Tunai Rp110,4 Miliar
PT Jayamas Medica Industri Tbk. (OMED).

JAKARTA — PT Jayamas Medica Industri Tbk. (OMED), perusahaan produsen dan distributor alat kesehatan, resmi membagikan dividen tunai final sebesar Rp110,4 miliar atau setara Rp4,08 per saham yang bersumber dari laba bersih tahun buku 2025. 

Keputusan ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (10/6/2026), yang dihadiri oleh pemegang saham dengan keterwakilan 88,83% dari total saham berhak suara.

Dalam RUPST tersebut, para pemegang saham menyetujui lima agenda utama. Pertama, pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian tahun buku 2025 serta pemberian pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris. 

Kedua, penetapan penggunaan laba bersih 2025, termasuk pembagian dividen tunai final. Ketiga, pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris. 

Keempat, pendelegasian wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik Independen guna mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026. Kelima, pelaporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO).

"Pembagian dividen ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil yang konsisten bagi investor, sejalan dengan kinerja keuangan yang terus bertumbuh," jelas manajemen dalam keterangan resmi, Rabu (10/6/2026).

Sepanjang 2025, OMED mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp2,06 triliun, tumbuh 9,4% secara tahunan dari Rp1,89 triliun pada 2024. Seiring kenaikan pendapatan, laba bruto melonjak 15% menjadi Rp717,5 miliar dengan peningkatan margin laba bruto menjadi 34,8% dari 33,1%. 

Laba tahun berjalan juga naik 13,9% menjadi Rp368,9 miliar dari Rp324,0 miliar pada tahun sebelumnya. Capaian ini meningkatkan laba per saham (earning per share/EPS) menjadi Rp13,57 dari Rp11,89.

Kinerja OMED didukung oleh pertumbuhan berbagai segmen usaha. Produk medis sekali pakai menjadi kontributor terbesar dengan porsi 48,8% dari total pendapatan dan tumbuh 9,4% secara tahunan. 

Segmen perawatan luka mencatat pertumbuhan kuat 16,2% berkat peluncuran produk baru Isoplast, sementara segmen antiseptik dan dialisis tumbuh 9,6%. 

Segmen bioteknologi dan laboratorium mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 30,1%, sedangkan segmen diagnostik dan peralatan medis mengalami penyesuaian 6,9%.

Selain RUPST, OMED juga menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan tingkat kehadiran 88,78%. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pengalihan saham treasuri untuk pelaksanaan Management Employee Stock Ownership Program (MESOP) bagi Direksi, Dewan Komisaris, dan karyawan, dengan tahap awal maksimal 17 juta lembar saham. 

Selain itu, perseroan melakukan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar guna menyesuaikan kegiatan usaha dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025, yang mencakup 11 kegiatan usaha utama dan 4 kegiatan pendukung. 

Harga pelaksanaan MESOP ditetapkan berdasarkan nilai wajar dan tidak boleh lebih rendah dari harga buyback, disertai masa penguncian (lock-up) selama 12 bulan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index