JAKARTA - Emiten penyedia jasa logistik batubara, PT RMK Energy Tbk (RMKE) memperkuat kerja sama penjualan batubara dengan perusahaan komoditas global, Glencore. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung target penjualan batubara RMKE yang mencapai 3,8 juta ton sepanjang 2026.
Hingga kuartal I-2026, kontribusi Glencore terhadap pendapatan penjualan batubara RMKE dilaporkan telah mencapai angka sebesar 21,14 persen. Capaian ini memperkokoh kemitraan strategis kedua belah pihak di sektor energi internasional.
Direktur Utama RMK Energy Vincent Saputra mengatakan kerja sama dengan Glencore menjadi salah satu pendorong pertumbuhan segmen penjualan batubara perseroan. Kemitraan global ini diproyeksikan mampu membuka pasar ekspor yang jauh lebih luas bagi korporasi.
"Pada 2026, dengan infrastruktur yang telah terintegrasi dengan baik dan bertambahnya klien-klien baru dari segmen penjualan, RMKE menargetkan untuk menjual total 3,8 juta ton batubara," ujar Vincent dalam keterangan resmi.
Menurut Vincent, pertumbuhan bisnis penjualan batubara akan didukung oleh infrastruktur logistik yang telah terintegrasi dari hulu hingga hilir. Model bisnis tersebut memungkinkan proses pengangkutan dan pengiriman batubara dilakukan secara lebih efisien.
Manajemen RMKE menilai efisiensi logistik menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga daya saing di tengah dinamika industri energi yang dinamis. Pembenahan rantai pasok operasional ini diharapkan mampu menekan biaya pengeluaran perusahaan secara signifikan.
"Dengan integrasi logistik dari hulu hingga ke hilir, RMKE dapat mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan energi dengan biaya logistik yang kompetitif," kata Vincent.
Dia menambahkan, biaya logistik yang efisien juga dapat mendukung kebijakan sektor energi sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional di pasar dunia. Penguatan ekosistem ini krusial untuk menghadapi fluktuasi harga komoditas global.
Ke depan, RMKE berupaya memperluas basis pelanggan pada segmen penjualan batubara guna memperkuat pertumbuhan kinerja keuangan perseroan secara berkelanjutan. Ekspansi pasar ini akan menyasar sejumlah korporasi besar di dalam negeri.
Selain fokus pada bisnis perdagangan batubara, RMKE juga tetap mengandalkan jasa logistik terintegrasi. Sektor layanan logistik tersebut selama ini menjadi salah satu penopang utama sumber pendapatan bagi operasional perusahaan.