JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bekerja sama dengan Merkle Innovation dalam menyelenggarakan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial (EKKA). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026.
Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen Maria Veronica Irene menjelaskan bahwa penggunaan teknologi kecerdasan artifisial kini sudah tidak bisa dihindari lagi. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen memfasilitasi siswa SMA maupun SMK yang bertalenta di bidang ini.
“Tahun ini hal baru yang dilakukan adalah kami mengembangkan LKS yang harapannya adalah baik siswa yang mengarah ke kejuruan ataupun SMA bisa benar-benar menerapkan dan semakin melengkapi kebutuhan akan sumber daya yang mampu mengembangkan kecerdasan artifisial,” kata Irene pada Senin.
Staf Khusus Mendikdasmen bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Buatan Muhammad Muchlas Rowi menambahkan, ajang ini menjadi langkah awal mengenalkan kompetisi AI kepada siswa. Langkah ini sekaligus mempersiapkan talenta muda menuju ajang International Olympiad in Artificial Intelligence (IOAI).
Melalui ekshibisi ini, Kemendikdasmen berkomitmen menemukan talenta baru, memperkuat komunitas, serta membangun ekosistem kecerdasan artifisial yang solid di tanah air.
“Kami ingin mendorong potensi para murid dari pengguna teknologi baik hardware maupun kecerdasan artifisial menjadi pencipta,” kata Muhammad Muchlas Rowi.
Sementara itu, VP of Human Capital Merkle Innovation Darianti menyatakan dukungannya untuk memberikan ruang kreatif bagi generasi muda. Harapannya, para siswa bisa memanfaatkan AI secara bertanggung jawab demi menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat.
Pendaftaran LKS EKKA 2026 dibuka mulai 15 hingga 22 Juni melalui situs resmi registrasi Puspresnas. Setelah itu, pengiriman karya berupa proposal solusi, video demo, dan prototipe dilakukan pada 22 Juni sampai 3 Juli 2026.
Babak final kompetisi LKS EKKA 2026 dijadwalkan berlangsung secara luring pada 29 Juli hingga 1 Agustus 2026 di kawasan Jakarta Utara.