Prabowo Terima Kunjungan Menlu Qatar Bahas Investasi Rp70,83 Triliun

Prabowo Terima Kunjungan Menlu Qatar Bahas Investasi Rp70,83 Triliun
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar Sultan bin Saad Al-Muraikhi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2026).

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto telah menyambut kunjungan kehormatan dari Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar, Sultan bin Saad Al-Muraikhi, di lingkungan Istana Merdeka pada Senin (15/6/2026).

Melalui agenda tatap muka tersebut, Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar membicarakan kesepakatan investasi dari pihak Qatar senilai US$4 miliar atau setara Rp70,83 triliun (dengan estimasi nilai kurs Rp17.708 per dolar AS).

Momentum silaturahmi itu dibeberkan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya lewat unggahan pada akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet.

Teddy mengutarakan bahwa pembicaraan tersebut berfokus pada pengokohan hubungan bilateral antara Indonesia dan Qatar, termasuk perihal perluasan investasi sekaligus persiapan menyambut 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Utusan khusus dari Qatar tersebut turut menyampaikan pesan salam hangat serta apresiasi setinggi-tingginya dari Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, yang ditujukan bagi Presiden Prabowo.

“Emir Qatar juga mengapresiasi kepemimpinan Presiden Prabowo dan kemajuan ekonomi Indonesia, khususnya dukungan terhadap program kesehatan, pendidikan, dan makan bergizi,” ujar Teddy di akun Instagram-nya pada Senin (15/6/2026).

Bukan hanya itu, pihak Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar juga memaparkan perihal agenda lawatan luar negeri Emir Qatar ke tanah air pada penghujung tahun 2026 mendatang.

Agenda kunjungan kenegaraan tersebut diproyeksikan bakal menjadi tonggak sejarah yang krusial dalam memperingati genapnya 50 tahun hubungan diplomatik yang terjalin antara Indonesia dan Qatar.

“Rencana kunjungan Emir Qatar ke Indonesia pada akhir 2026 akan menjadi momentum penting peringatan 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Qatar,” ujarnya.

Pihak Qatar pun menegaskan kembali keseriusan mereka untuk senantiasa memperbesar porsi penanaman modal di tanah air.

Otoritas Qatar menyodorkan kesepakatan investasi senilai US$4 miliar, sekaligus membuka lebar peluang ekspansi modal pada bermacam-macam sektor strategis potensial lainnya.

Teddy menerangkan bahwa kesepakatan investasi jumbo itu mencerminkan tingginya derajat kepercayaan Qatar atas prospek pertumbuhan ekonomi di Indonesia sekaligus memperluas kemitraan yang saling menguntungkan.

Sinergi investasi ini pun diharapkan mampu menopang rencana pembangunan nasional, memperkokoh lini sektor esensial, serta menyumbang faedah konkret bagi publik di kedua belah negara.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index