Corporate Dine Out Resmi Meluncur Permudah Jamuan Makan Perusahaan

Corporate Dine Out Resmi Meluncur Permudah Jamuan Makan Perusahaan
(Dari kiri ke kanan) Neneng Goenadi, Chief Executive Officer Grab Indonesia; M. Chatib Basri, ekonom senior Indonesia sekaligus Menteri Keuangan Republik Indonesia periode 2013-2014; Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi R

JAKARTA - Pertemuan bisnis secara langsung kembali menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari gaya kerja modern saat ini, sehingga aktivitas jamuan makan untuk keperluan korporasi ikut merangkak naik menyelaraskan tren tersebut.

Kendati demikian, agenda jamuan makan bersama kolega sering kali menjelma menjadi alur administratif yang menyita waktu lantaran para pekerja wajib membayar terlebih dahulu lalu menempuh skema klaim saldo.

Guna membereskan kendala tersebut, Grab For Business selaku unit solusi B2B dari Grab resmi memperkenalkan layanan Corporate Dine Out di dalam perhelatan Grab Business Forum 2026.

Langkah pembaruan mutakhir ini hadir sebagai instrumen yang membantu manajemen perusahaan mengelola anggaran jamuan makan kantor, mulai dari rapat makan siang dengan klien hingga sesi keakraban tim tanpa perlu sistem reimburse.

Agenda tatap muka terbukti ampuh memperkokoh ikatan kerja, menyokong jalinan kolaborasi, serta mendorong lahirnya keputusan bisnis secara lebih gesit.

Namun di sisi lain, andai tidak ditopang dengan ekosistem digital yang memadai, aktivitas ramah tamah tersebut justru berubah memicu beban administrasi yang melelahkan.

Para pegawai dipaksa menguras isi dompet pribadi terlebih dahulu, mengumpulkan lembaran bukti pembayaran, menyodorkan berkas klaim, hingga menanti proses verifikasi dana cair.

Beban serupa dirasakan tim finansial yang wajib memeriksa berkas fisik secara manual demi memastikan penggunaan dana sudah selaras dengan korporasi serta mencocokkan mutasi yang tersebar.

Efeknya, skema konvensional ini tidak hanya memperpanjang birokrasi internal, tetapi juga menggerus tingkat kontrol pengeluaran biaya serta produktivitas para karyawan.

“Corporate Dine Out membantu perusahaan menyederhanakan proses tersebut dengan mengotomatisasi berbagai proses yang sebelumnya dilakukan secara manual, mulai dari pembayaran, dokumentasi transaksi, kontrol pengeluaran, hingga pencatatan aktivitas secara real-time melalui portal Grab For Business. Karyawan tidak lagi perlu menalangi biaya jamuan bisnis, sementara tim keuangan dapat memantau dan mengontrol pengeluaran dengan lebih mudah. Dengan demikian, karyawan dapat lebih fokus pada aktivitas bisnis yang produktif, sementara tim keuangan memiliki visibilitas yang lebih baik dan beban administrasi manual yang lebih ringan,” ujar Roy Nugroho, Director of Commercial Grab Indonesia dalam ajang Grab Business Forum 2026.

Peluncuran fitur Corporate Dine Out ini menjadi langkah lanjutan pasca-munculnya respons positif publik atas layanan Grab Dine Out retail, yang membukukan kenaikan transaksi hingga 150 persen sepanjang tahun lalu.

Pihak Grab kini melebarkan sayap kemudahan tersebut menuju segmen korporasi lewat payung Grab For Business, dibekali kapabilitas sistem yang disesuaikan demi menjawab keperluan dunia usaha.

Layanan Corporate Dine Out ini mengadopsi kemudahan akses yang memfasilitasi para pengguna mencari tempat makan pada ribuan restoran serta kafe mitra di penjuru Indonesia.

Melalui sistem terpadu ini, konsumen korporat bisa memantau promo khusus, memesan tempat, hingga melunasi tagihan langsung via satu aplikasi Grab yang saling terintegrasi.

Skema penggunaannya dirancang sangat ringkas di mana pegawai cukup memasukkan identitas partisipan, mengunggah foto nota fisik, serta melunasi tagihan menggunakan opsi Corporate Billing pada menu Work Profile.

Melalui tiga tahapan instan tersebut, seluruh rekam transaksi otomatis tersimpan dan menyatu di dalam portal Grab For Business sejalan dengan batas limit dana yang diizinkan pihak manajemen.

Artinya, para staf tidak perlu lagi memakai uang pribadi di awal ataupun direpotkan oleh kerumitan birokrasi pengajuan klaim dana secara manual.

Bagi korporasi, hadirnya Corporate Dine Out sangat membantu memperketat pengawasan modal kerja melalui pengaturan pagu anggaran yang fleksibel berlandaskan profil karyawan ataupun divisi.

Hingga saat ini, Corporate Dine Out terpantau sudah diserap oleh barisan perusahaan dari beraneka lini bisnis serta skala operasional, salah satunya yakni PT Sysmex Indonesia.

Perusahaan yang menjadi bagian dari jaringan global Sysmex Corporation asal Jepang tersebut memanfaatkan Corporate Dine Out untuk mengawal agenda pelatihan hingga rapat internal maupun eksternal.

Maria Nolayanti, M.B.A., CHRP, selaku Head of Department HRGA PT Sysmex Indonesia, mengatakan, “Corporate Dine Out membantu kami meningkatkan produktivitas dan efisiensi dari sisi waktu, anggaran, maupun proses kerja. Layanan ini juga membantu mempersingkat proses administrasi internal dan mendukung kepatuhan terhadap sistem pembayaran perusahaan untuk kegiatan yang dilakukan di restoran, sekaligus menghadirkan suasana pertemuan yang lebih santai dan fleksibel.”

Ke depan, urgensi terhadap ketersediaan ekosistem operasional yang saling terhubung diestimasikan terus merangkak naik selaras dengan tingginya dinamika aktivitas luar kantor.

Sinergi yang dibangun oleh Grab For Business ini diharapkan mampu menjadi salah satu pilar penopang dalam mempercepat gerakan digitalisasi manajemen pengeluaran berbasis data di Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index