JAKARTA - Nilai tukar rupiah dilaporkan mengawali transaksi dengan bergerak melemah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pada sesi perdagangan hari ini, Selasa (23/6/2026).
Berikut adalah perkembangan nilai konversi valuta asing dolar AS pada sejumlah lembaga perbankan terkemuka seperti BCA, BRI, Bank Mandiri, serta BNI untuk periode hari ini.
Menilik publikasi data TradingView, pergerakan mata uang garuda dibuka menyusut tipis senilai 16 poin atau setara nol koma 09 persen menuju ke level Rp17.859 per dolar AS.
Pada momentum yang sama, grafik indeks dolar AS (DXY) terpantau merangkak naik tipis hingga bertengger pada posisi level 100,102.
Di sisi lain, pergerakan rumpun mata uang di kawasan Asia dilaporkan bergerak bervariasi, di mana yen Jepang terpangkas nol koma 01 persen berbarengan dengan rupee India sebesar nol koma 37 persen.
Sebaliknya, mata uang ringgit Malaysia beserta yuan China justru sanggup menguat masing-masing sebesar nol koma 31 persen dan nol koma 03 persen terhadap dolar AS.
Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menjabarkan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah hari ini masih akan dibayangi oleh keperkasaan indeks dolar AS yang terus menguat sejak awal pekan.
Untuk sesi transaksi hari ini, Ibrahim memproyeksikan mata uang rupiah akan bergulir secara fluktuatif namun berisiko berakhir melemah pada kisaran rentang antara Rp17.840 hingga Rp17.890 per dolar AS.
Berikut rincian tabel kurs jual beli komoditas mata uang dolar AS pada jajaran perbankan BCA, BRI, Mandiri, serta BNI untuk hari ini, Selasa (23/6/2026):
Kurs Jual Beli Dolar AS di BCA PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada pukul 09.48 WIB menetapkan nominal beli e-rate senilai Rp17.852 dan patokan jual sebesar Rp17.872.
Sedangkan mengacu pada sistem TT counter, emiten bank swasta terbesar di Indonesia ini mematok angka beli senilai Rp17.620 dan nilai jual sebesar Rp17.895.
Selanjutnya untuk kategori bank notes, rincian patokan beli serta harga jual dolar AS masing-masing diputuskan pada angka Rp17.620 dan Rp17.895.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BRI PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) per 22 Juni 2026 merilis harga beli e-rate senilai Rp17.788 serta nominal jual sebesar Rp17.812.
Lalu untuk segmen TT counter, korporasi perbankan pelat merah tersebut memasang angka beli Rp17.695 per dolar AS beserta nilai jual senilai Rp17.895 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) pada pukul 09.27 WIB menentukan nominal beli special rate di level Rp17.850 dan patokan jual Rp17.880 per dolar AS.
Kemudian, bank dengan logo pita emas ini memasang angka beli senilai Rp17.600 serta nominal jual Rp17.900 untuk mekanisme TT counter.
Sementara pada koridor bank notes, Bank Mandiri mematok angka beli sebesar Rp17.590 per dolar AS, sedangkan harga jual dipatok senilai Rp17.890 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BNI PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) pada pukul 09.35 WIB merilis nilai beli special rates di angka Rp17.842 dan patokan jual Rp17.867.
Berdasarkan pencatatan TT counter pukul 09.35 WIB, BNI menetapkan nominal beli dolar AS senilai Rp17.820 beserta angka jual sebesar Rp17.890.
Bagi instrumen bank notes, pihak BNI memasang tarif beli senilai Rp17.820 per dolar AS dan menetapkan angka jual sebesar Rp17.890 per dolar AS.