OJK Dorong Implementasi Universal Banking untuk Perkuat Perbankan Nasional

OJK Dorong Implementasi Universal Banking untuk Perkuat Perbankan Nasional
Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memaparkan lima keuntungan strategis yang dapat diraih perbankan nasional melalui penerapan model universal banking, salah satunya adalah peningkatan efisiensi biaya.

Model universal banking memungkinkan satu bank menyediakan berbagai layanan keuangan secara terintegrasi dalam satu entitas. Efisiensi dicapai melalui konsolidasi infrastruktur serta sumber daya yang lebih optimal.

Keuntungan kedua adalah penguatan posisi bisnis bank melalui diversifikasi pendapatan, yang mencakup layanan perbankan komersial, investasi, hingga pengelolaan kekayaan.

Ketiga, model ini memungkinkan bank melakukan penjualan silang (cross-selling) produk keuangan secara lebih luas kepada nasabah, baik ritel maupun korporasi, guna meningkatkan loyalitas pelanggan.

Keempat, OJK menilai model tersebut mampu mendorong inovasi produk serta layanan keuangan yang lebih cepat berkat adanya sinergi antarunit bisnis dalam satu entitas.

Terakhir, implementasi universal banking diyakini berkontribusi langsung pada peningkatan inklusi keuangan serta memperluas akses masyarakat terhadap produk keuangan formal.

OJK juga berkomitmen mendukung kebijakan penguatan sektor keuangan, termasuk melalui konsolidasi industri dan pendalaman pasar keuangan nasional.

“Selanjutnya OJK senantiasa mendorong berbagai kebijakan sebagai strategi penguatan sektor perbankan dan keuangan nasional, di antaranya konsolidasi industri perbankan dan pendalaman pasar keuangan melalui implementasi konsep universal banking,” kata Dian.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index