JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyatakan bahwa gelar juara AVC Men’s Volleyball Cup 2026 yang diraih tim nasional voli putra Indonesia menjadi bukti nyata pembinaan PBVSI dan kompetisi Proliga telah menghasilkan dampak signifikan terhadap prestasi di kancah internasional.
Timnas Indonesia mencetak sejarah setelah untuk pertama kalinya menjuarai kompetisi ini usai mengalahkan Korea Selatan 3-0 dalam laga final yang berlangsung di India, Minggu (28/6/2026).
“Selamat kepada seluruh pemain, pelatih, ofisial, serta Pengurus Pusat PBVSI atas prestasi luar biasa ini,” kata Erick dalam keterangan Kemenpora di Jakarta, Senin (29/6/2026).
Menurut Erick, keberhasilan tersebut mempertegas bahwa Indonesia kini mampu bersaing dengan kekuatan utama bola voli di Asia.
“Ini adalah jawaban atas setiap keraguan dan bukti bahwa kerja keras, disiplin, serta pembinaan yang berkelanjutan akan menghasilkan prestasi membanggakan,” ujar Erick.
Kemenangan ini turut mengangkat peringkat dunia Indonesia yang kini menembus posisi ke-43. Pencapaian ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu tim di Asia Tenggara dengan lonjakan peringkat paling signifikan setelah turnamen tersebut berakhir.
Erick menyebut kesuksesan ini tidak terlepas dari ekosistem pembinaan yang dibangun PBVSI dan Proliga sebagai kompetisi nasional yang konsisten menghadirkan persaingan sengit antarklub.
“Kami patut bersyukur memiliki kompetisi nasional yang sehat dan kompetitif,” kata Erick. Proliga dianggap telah memberi ruang bagi para pemain untuk terbiasa tampil dalam atmosfer pertandingan berkualitas tinggi.
“Mari kami jadikan pencapaian bersejarah ini sebagai awal dari prestasi-prestasi yang lebih besar lagi. Pemerintah melalui Kemenpora akan terus mendukung penguatan pembinaan olahraga nasional, termasuk bola voli, agar Indonesia semakin disegani di tingkat Asia maupun dunia,” ujar Erick.