JAKARTA - Pernahkah Anda merasa sudah berusaha bersikap baik namun tetap tidak dihargai orang lain? Bisa jadi persoalannya bukan terletak pada niat baik Anda, melainkan pada kebiasaan sepele yang dilakukan secara tidak sadar setiap harinya.
Banyak orang salah mengira bahwa hilangnya rasa hormat hanya disebabkan oleh kesalahan fatal atau konflik besar. Kenyataannya, kebiasaan-kebiasaan kecil yang terus dilakukan secara berulang justru jauh lebih destruktif.
Jika terus dibiarkan, perilaku-perilaku remeh ini dapat membuat orang lain menilai Anda sebagai pribadi yang kurang tegas, tidak kompeten, bahkan tidak patut dihormati. Berikut adalah daftar kebiasaan yang sebaiknya segera diperbaiki:
Satu, terlalu defensif saat menerima kritik. Setiap masukan sering kali dianggap sebagai serangan, sehingga Anda cenderung langsung marah atau membela diri. Menurut Times of India, perilaku ini membuat Anda tampak sebagai sosok yang tidak stabil secara emosional.
Dua, membiarkan diri dipandang sebelah mata. Saat seseorang merendahkan atau memperlakukan Anda seenaknya, diam saja justru akan dianggap sebagai pembenaran. Jika Anda tidak berusaha menjaga martabat sendiri, orang lain pun akan bersikap sama.
Tiga, inkonsistensi antara ucapan dan perbuatan. Kepercayaan tumbuh dari keselarasan antara kata-kata dan tindakan nyata. Sering melanggar janji akan membuat orang lain meragukan kredibilitas Anda di masa depan.
Empat, kebiasaan memotong pembicaraan. Menurut laman Cottonwood Psychology, interupsi yang dilakukan terus-menerus memberikan kesan bahwa Anda jauh lebih mementingkan suara sendiri ketimbang menyimak orang lain. Hal ini membuat lawan bicara merasa keberadaannya tidak dihargai.
Lima, sibuk dengan ponsel saat sedang berbincang. Meskipun hanya sekadar melirik layar, lawan bicara akan menangkap sinyal bahwa ponsel Anda jauh lebih penting daripada dirinya. Tindakan sederhana ini dapat memicu jarak emosional yang cukup dalam.
Enam, lalai mengembalikan barang atau uang pinjaman. Tindakan ini merupakan cerminan dari kurangnya penghargaan terhadap hak milik orang lain. Menurut Fodmap Everyday, kebiasaan buruk ini dapat mencoreng reputasi Anda dengan cepat.
Tujuh, sering datang terlambat. Kebiasaan tidak tepat waktu pada acara penting memberikan impresi bahwa waktu orang lain tidaklah berharga bagi Anda. Lama-kelamaan, citra Anda akan terbentuk sebagai pribadi yang tidak disiplin dan sulit diandalkan.