JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menjamin ketersediaan beras di Sumatera Utara dalam kondisi aman, usai melakukan peninjauan ke Gudang Bulog Pulo Brayan Darat I di Kota Medan, Jumat (3/7).
Djamari menyebutkan hasil tinjauan memperlihatkan cadangan beras pemerintah, sistem distribusi, serta kesiapan Perum Bulog dalam mengawal ketahanan pangan di daerah tersebut terlaksana dengan baik.
"Rencana pendistribusiannya sangat baik, begitu juga rencana pemasukannya. Ini menunjukkan sistem yang telah disiapkan berjalan dengan baik," kata Djamari dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, cadangan pangan yang dikelola Bulog merupakan unsur vital bagi keberlangsungan negara karena tidak ada bangsa yang dapat bertahan tanpa ketersediaan pangan yang memadai.
"Tidak ada satu bangsa pun yang bisa hidup tanpa makanan," ujarnya.
Djamari menegaskan penguatan ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah tidak hanya menargetkan tercapainya swasembada pangan, tetapi juga memiliki visi menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
Ia mengapresiasi jajaran Bulog atas upaya menjaga ketersediaan pangan nasional dan berharap distribusi pangan terus berjalan dengan baik sehingga kebutuhan masyarakat di seluruh daerah tetap terpenuhi.
"Terima kasih kepada seluruh jajaran Bulog. Harapan rakyat adalah tetap tersedianya pangan di setiap daerah. Selamat bertugas dan syukurilah amanah yang diberikan negara ini," katanya.
Sebelumnya, Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara menyatakan telah mendapat tambahan 15.000 ton beras dari Bulog pusat guna memperkuat stok pangan pokok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.
Kini stok beras Bulog Sumut telah mencapai sekitar 56.796 ton. Cadangan beras tersebut pun diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan hingga delapan bulan ke depan.