Hubungan RI dan India Diharapkan Buka Peluang Kerja Baru Bagi P2MI

Hubungan RI dan India Diharapkan Buka Peluang Kerja Baru Bagi P2MI
Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India, Narendra Modi.

JAKARTA - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin berharap keakraban hubungan bilateral antara Indonesia dan India mampu menciptakan lapangan kerja baru di luar negeri bagi masyarakat domestik.

"Kami di Kementerian P2MI mendukung penuh keputusan Presiden Prabowo," kata Mukhtarudin dalam sebuah pernyataan, Jakarta, dikutip KP2MI Rabu.

Respons tersebut diutarakan setelah Presiden RI Prabowo Subianto menyematkan penghargaan tertinggi Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada PM India Narendra Modi di Istana Merdeka pada Selasa.

Mukhtarudin menegaskan dukungan penuhnya atas kebijakan Presiden RI dalam menyerahkan apresiasi tersebut yang dipandang sebagai sebuah manuver diplomatik yang jitu serta strategis.

Ia berpendapat bahwa di bawah kendali PM Modi, hubungan kedua negara tidak sekadar naik kelas menjadi kemitraan strategis komprehensif, melainkan turut memperlebar akses kolaborasi di bidang ketenagakerjaan dan proteksi pekerja.

"Penghargaan ini adalah simbol apresiasi tertinggi atas komitmen PM Modi dalam membangun hubungan yang kuat dengan Indonesia. Sinergi ini menjadi fondasi kokoh untuk mempererat kerja sama di berbagai lini, termasuk peluang penguatan tata kelola dan pelindungan pekerja migran," kata Mukhtarudin.

Mukhtarudin pun memuji kilas balik sejarah yang diutarakan Presiden Prabowo mengenai penghargaan serupa yang dahulu juga pernah diserahkan kepada PM India pertama, Jawaharlal Nehru.

Menteri P2MI menyebutkan bahwa warisan hubungan harmonis yang terjaga ini menjadi aset krusial bagi Indonesia di kancah global, apalagi kunjungan resmi ini turut melahirkan kesepakatan MoU di sektor kesehatan, teknologi, energi, hingga investasi.

"Kerja sama komprehensif yang disaksikan langsung oleh kedua pemimpin negara ini membuka peluang besar bagi transfer teknologi dan peningkatan kualitas SDM Indonesia," imbuh Mukhtarudin.

Mukhtarudin menginginkan sinergi positif ini nantinya berimplikasi nyata terhadap penyerapan tenaga kerja formal asal Indonesia serta penguatan sistem proteksi pekerja di level internasional.

Adapun Bintang Republik Indonesia Adipurna merupakan medali kehormatan sipil paling tinggi dari negara untuk figur yang dianggap memiliki andil besar dalam merawat hubungan bilateral serta berjasa bagi Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index