Gandeng BSI, International Islamic Expo 2026 Bidik Transaksi Rp 115 Miliar

Gandeng BSI, International Islamic Expo 2026 Bidik Transaksi Rp 115 Miliar
Jakarta International Convention Center (JCC).

JAKARTA – Sektor wisata muslim dan perjalanan ibadah yang terus berkembang memotivasi penyelenggara International Islamic Expo 2026 untuk menaikkan target kinerja pada tahun ini. 

Pameran berskala internasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Convention Center (JCC) pada 26–28 Juni 2026 ini menargetkan kunjungan sebanyak 25.000 orang dengan potensi nilai transaksi mencapai Rp115 miliar. 

Target ini meningkat signifikan dibandingkan capaian tahun lalu yang mencatatkan 22.000 pengunjung dengan transaksi sebesar Rp103 miliar.

Direktur Utama PT Aliya Kreasindo, Mutia Andriastuti, mengungkapkan bahwa optimisme ini didorong oleh antusiasme tinggi pelaku industri halal, baik dari dalam maupun luar negeri. 

“Tahun ini, pameran akan diikuti sekitar 119 peserta, dengan sekitar 45% berasal dari mancanegara,” ujar Mutia, Rabu (10/6/2026).

Dukungan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) juga menjadi katalis penting bagi gelaran ini. 

Senior Vice President Islamic Ecosystem Group BSI, Rima Dwi Permatasari, menilai bahwa prospek ekosistem halal di Indonesia tetap tangguh meski di tengah ketidakpastian ekonomi global. 

Data menunjukkan aktivitas ekonomi syariah terus meningkat, terlihat dari kenaikan penghimpunan zakat serta transaksi kurban yang tumbuh positif.

Kinerja BSI sendiri mencerminkan besarnya potensi ekosistem haji dan umrah nasional. Hingga Maret 2026, aset BSI mencapai Rp460 triliun. 

Selain itu, BSI juga mencatat pertumbuhan rekening tabungan haji yang mencapai 7,26 juta rekening atau tumbuh 24,3% secara tahunan (year on year). 

Hingga saat ini, BSI menjadi mitra utama bagi 83% jemaah haji dan 84% jemaah umrah Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index