Harga BBM Naik, Jaecoo Optimistis Penjualan Kendaraan Listrik Meningkat

Harga BBM Naik, Jaecoo Optimistis Penjualan Kendaraan Listrik Meningkat
Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Mohamad Ilham Pratama.

JAKARTA – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku efektif per 10 Juni 2026 diprediksi akan menjadi katalis positif bagi penetrasi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia. 

Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Mohamad Ilham Pratama, menyatakan bahwa lonjakan harga BBM membuat minat masyarakat terhadap kendaraan listrik meningkat karena menawarkan biaya operasional yang jauh lebih efisien.

Ilham memaparkan bahwa produk New Energy Vehicle (NEV) dari Jaecoo, baik jenis listrik murni maupun plug-in hybrid (PHEV), mampu memberikan penghematan biaya bulanan yang signifikan bagi penggunanya. 

Dengan asumsi jarak tempuh 1.500 km per bulan, pemilik Jaecoo J5 EV diperkirakan dapat menghemat biaya operasional hingga Rp2,14 juta dibandingkan mobil konvensional.

"Produk NEV Jaecoo, baik kendaraan listrik murni maupun plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), menawarkan efisiensi sekaligus performa yang optimal. Konsumen bahkan dapat menghemat lebih dari Rp1 juta per bulan dibandingkan penggunaan mobil bermesin pembakaran internal atau ICE," ujar Ilham kepada Kontan, Kamis (11/6/2026).

Seiring dengan tren elektrifikasi, kinerja penjualan Jaecoo sendiri mencatatkan capaian positif. 

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, penjualan Jaecoo stabil di kisaran 2.000 hingga 3.000 unit per bulan. Jaecoo J5 EV bahkan diklaim sebagai salah satu mobil listrik terlaris di Indonesia menurut data Gaikindo.

Guna mendukung transisi ini, Jaecoo menerapkan strategi customer centric dengan menyediakan fasilitas pengisian daya di seluruh jaringan dealer resmi mereka. 

Meski kenaikan harga BBM memicu perubahan perilaku konsumen, Ilham menegaskan bahwa keunggulan teknologi dan pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan tetap menjadi faktor utama yang mendorong keberhasilan penjualan Jaecoo di pasar otomotif nasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index