Baznas RI Dukung Penuh Apresiasi Penegak Hukum dari MUI

Baznas RI Dukung Penuh Apresiasi Penegak Hukum dari MUI
Baznas RI menyatakan dukungan penuh terhadap program apresiasi penegak hukum dari MUI.

JAKARTA - Lembaga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyatakan komitmen dukungan penuh terhadap pelaksanaan agenda Pemberian Apresiasi Penegak Hukum Sahabat Dhuafa dan Masyarakat Miskin Tahun 2026 yang dipelopori oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Semoga kegiatan yang dilaksanakan oleh MUI ini bukan hanya menjadi kegiatan yang memberikan apresiasi dan penghargaan, tapi ke depannya kami berharap bisa menjadi motivasi bagi para penegak hukum untuk bisa lebih adil, humanis, dan berpihak pada masyarakat yang membutuhkan, terkhususnya bagi kaum dhuafa dan warga miskin," kata Pimpinan Baznas RI Bidang Pengawasan dan Pengendalian, Neyla Saida Anwar dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Lewat ruang momentum ini, Neyla Saida Anwar menaruh harapan besar agar penyematan apresiasi tersebut sanggup menyuntikkan motivasi moral yang kokoh bagi jajaran aparat penegak hukum supaya kian peka terhadap hak sipil masyarakat kecil.

Neyla Saida Anwar mengutarakan bahwa jalinan sinergi melalui program ini diproyeksikan dapat terus bergulir secara konsisten demi mengawal hadirnya tatanan peradilan yang jauh lebih adil serta mampu menjunjung tinggi nilai kemanusiaan di Indonesia.

"Insya Allah dari Baznas siap untuk senantiasa mendampingi dalam kegiatan MUI, juga lembaga-lembaga lain yang tujuannya adalah untuk memanusiakan manusia, untuk lebih menjadi manusia," katanya.

Di sisi lain, Ketua MUI Bidang Hukum dan HAM, Wahiduddin Adams mengemukakan bahwa jajaran panitia pelaksana kini sedang merampungkan perumusan standarisasi indikator penilaian untuk hajat Pemberian Apresiasi Penegak Hukum Sahabat Dhuafa dan Masyarakat Miskin Tahun 2026.

Wahiduddin Adams menggarisbawahi bahwa penghargaan ini menyasar secara spesifik kepada figure aparat, mulai dari kalangan hakim, jaksa, polisi, sampai advokat, yang dipandang mempunyai rekam jejak loyalitas tinggi dalam mengawal advokasi sekaligus proteksi hukum bagi masyarakat marginal.

"Mudah-mudahan kita mendapatkan perorangan atau lembaga yang dapat kita berikan apresiasi sebagai penegak hukum yang sahabat dhuafa dan miskin," tutur Wahiduddin.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index