Maybank Berkomitmen Memobilisasi Pembiayaan Berkelanjutan di Asean

Maybank Berkomitmen Memobilisasi Pembiayaan Berkelanjutan di Asean
Ilustrasi Maybank.

JAKARTA — Kelompok usaha keuangan Maybank Group menetapkan komitmen kuat untuk mengucurkan dana pembiayaan berkelanjutan dengan total mencapai 73 miliar dolar AS atau setara Rp1.303,48 triliun di seantero wilayah Asean menjelang tahun 2030.

Presiden dan CEO Maybank yang juga menjabat selaku Presiden Komisaris Maybank Indonesia Dato’ Sri Khairussaleh Ramli mengutarakan, hingga kurun waktu 2025, Maybank Group tercatat berhasil menggerakkan alokasi pembiayaan hijau bernilai kisaran 43 miliar dolar AS.

Capaian riil di lapangan tersebut dilaporkan telah melewati target awal korporasi sekaligus memperlihatkan akselerasi yang kian solid dalam tren transisi ekonomi di wilayah regional.

“Melalui strategi baru kami, M25+ ROA30, kami meningkatkan ambisi kami lebih jauh lagi. Pada 2030, Maybank berkomitmen memobilisasi pembiayaan berkelanjutan sebesar US$73 miliar di seluruh kawasan,” kata Dato dalam sambutannya pada Maybank Indonesia Sustainable Finance Forum 2026, Selasa (30/6/2026).

Dato’ Sri Khairussaleh Ramli berpandangan bahwa kesepakatan korporasi ini merefleksikan prinsip internal Maybank Group bahwa isu keberlanjutan bukanlah program kerja yang berjalan sendiri secara parsial.

Bagi manajemen, pilar keberlanjutan merupakan bagian krusial yang menyatu dalam strategi grup demi menumbuhkan nilai investasi jangka panjang, menyokong pertumbuhan ekonomi, memperkokoh ketahanan lini bisnis, hingga memberi efek positif riil bagi masyarakat Asean.

Lebih mendalam, Dato’ Sri Khairussaleh Ramli menggarisbawahi bahwa fokus penyaluran modal dari Maybank Group tidak hanya disasarkan pada proyek usaha yang sudah mengadopsi konsep ramah lingkungan semata.

Pihak perbankan dipastikan turut memberikan pendanaan serta dukungan moril bagi berbagai sektor industri konvensional yang saat ini masih memerlukan proses adaptasi transisi energi.

“Kami bekerja sama dengan para nasabah di sektor-sektor beremisi tinggi dan sulit dikurangi emisinya (hard-to-abate sectors), membantu mereka meningkatkan efisiensi, mengadopsi teknologi yang lebih cleaner, serta menyusun jalur transisi yang kredibel,” tuturnya.

Selain terus menajamkan program pembenahan lingkungan hidup serta tata kelola usaha, Dato’ Sri Khairussaleh Ramli menyebut manajemen tetap teguh mengawal isu-isu sosial dalam indikator Environmental, Social, dan Governance (ESG).

Manajemen Maybank Group memosisikan aspek dampak sosial selaku salah satu keunggulan utama perusahaan, dengan visi besar memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah, publik, dan roda perekonomian di dalam maupun luar Asean.

Lewat implementasi ragam gerakan kepedulian sosial, Dato’ Sri Khairussaleh Ramli membocorkan bahwa institusinya telah sukses menaikkan taraf hidup untuk sekitar 1,5 juta orang sekaligus menggerakkan investasi sosial senilai 7 miliar dolar AS pada 2025.

“Fokus kami adalah meningkatkan kualitas hidup serta mewujudkan masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi semua,” ujarnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index