PT Solusi Sinergi Digital Tbk Alokasikan Laba Dividen Rp10,6 Miliar

PT Solusi Sinergi Digital Tbk Alokasikan Laba Dividen Rp10,6 Miliar
PT Solusi Sinergi Digital Tbk.

JAKARTA — PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) atau Surge secara resmi memutuskan untuk membagikan dividen tunai senilai Rp10,6 miliar, sekaligus menetapkan Hashim Djojohadikusumo sebagai Komisaris Utama baru dari perseroan.

Pihak manajemen WIFI menerangkan bahwa keputusan tersebut disahkan dalam rapat pleno RUPST untuk alokasi perolehan laba bersih tahun buku 2025, yang mana nilainya setara dengan pembagian Rp2 per lembar saham bagi para pemodal.

“Keputusan ini mencerminkan komitmen kuat perseroan untuk memberikan nilai tambah yang berkelanjutan sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas dukungan para pemegang saham seiring dengan pertumbuhan kinerja usaha yang kokoh sepanjang tahun 2025,” tulis manajemen WIFI, Selasa (30/6/2026).

Di samping agenda pembagian keuntungan finansial tersebut, forum pemegang saham juga memberikan lampu hijau bagi restrukturisasi formasi manajerial operasional di dalam tubuh Perseroan.

Nama Hashim Djojohadikusumo kini didapuk memimpin sebagai komisaris utama, berkolaborasi bersama Fadel Muhammad selaku komisaris perusahaan, serta Doni Soetadi yang mengisi pos jabatan komisaris independen.

Pada formasi jajaran direksi, posisi Direktur Utama saat ini resmi diemban oleh Hendrik Tee untuk menggantikan peran Yune Marketatmo, yang kini bergeser posisi sebagai salah satu jajaran direktur operasional di WIFI.

Berikut adalah susunan terbaru Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan:

DEWAN KOMISARIS Komisaris Utama: Hashim S.Djojohadikusumo menggantikan Hermansjah Komisaris: Fadel Muhammad Komisaris Independen: Doni Soetadi

DIREKSI Direktur Utama: Hendrik Tee Direktur: Shannedy Ong Direktur: Andrew Direktur: Yune marketatmo Direktur: Mohammad Mustaghfirin Direktur: Henny Santoso

Sebagai informasi pelengkap, di sepanjang periode tahun 2025, korporasi Surge sukses mengeksekusi pelbagai langkah ekspansi taktis yang dirancang demi mengokohkan pondasi kemajuan usaha jangka panjang perusahaan.

Satu di antaranya yakni program penebalan struktur modal lewat hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD), yang dinilai ampuh mendongkrak fleksibilitas keuangan perusahaan di pasar.

Dari peta raihan performa finansial, Surge membukukan lonjakan pendapatan konsolidasian yang melesat tinggi hingga mencapai 147,0 persen dengan akumulasi nilai menyentuh angka Rp1,66 triliun.

Perolehan EBITDA perusahaan bertengger pada level Rp1,15 triliun dengan rasio profitabilitas margin EBITDA yang kokoh pada level 69 persen, berkat sokongan maksimal infrastruktur telekomunikasi.

Pada lini operasional lapangan, WIFI konsisten meluaskan jaringan kabel serat optik dengan raihan performa yang tercatat membukukan 2,5 juta home pass serta total 1,5 juta home connect.

Entitas korporasi Surge juga mengumumkan kesuksesan dalam menjaga stabilitas rasio take-up rate sampai menembus angka 60 persen, yang mengukuhkannya sebagai salah satu pencapaian tertinggi di sektor bisnis sejenis.

Sinyal positif kemajuan usaha ini dilaporkan terus berlanjut hingga periode pembukuan per tanggal 31 Maret 2026, di mana manajemen sukses menambah masing-masing sekitar 200.000 titik home pass dan home connect baru.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index