JAKARTA - Di samping 12 shio yang sudah populer, astrologi China turut menerapkan sistem lima elemen yang terdiri dari Api, Tanah, Logam, Air, dan Kayu.
Kombinasi elemen tersebut diyakini memberikan dampak pada kepribadian, metode pengambilan keputusan, hingga jalan hidup yang dipilih oleh seseorang.
Berdasarkan penjelasan astrolog sekaligus penulis Taoist Astrology: A Handbook of the Authentic Chinese Tradition, Susan Levitt, konsep lima elemen ini sudah menjadi pilar utama filsafat dan metode pengobatan tradisional Tiongkok selama ribuan tahun.
Setiap jenis elemen memiliki keterkaitan erat dengan organ tubuh manusia, pergantian musim, hingga watak dasar dari individu tersebut.
"Memahami elemen shio dapat membantu seseorang menemukan keseimbangan dalam hidup, termasuk dalam kesehatan, hubungan, dan pilihan hidup," ujar Levitt, seperti dikutip Reader’s Digest, Senin (6/7/2026).
Individu yang berada di bawah naungan elemen Api dipandang sebagai pribadi yang bernyali besar, ekspresif, dan mempunyai modal energi kuat untuk menjadi pemimpin.
Mereka umumnya dipenuhi rasa percaya diri serta terampil menggerakkan orang lain demi meraih impian, meski gejolak semangat tersebut berisiko memicu kecemburuan atau keegoisan jika tak diredam.
"Tipe Api akan berhasil ketika menjadi pribadi yang hangat dan murah hati. Tantangannya adalah mampu berbagi kebahagiaan tanpa mengharapkan imbalan,” kata Levitt.
Selanjutnya, elemen Tanah merepresentasikan sebuah konsistensi, kejujuran yang tinggi, serta rasa empati yang besar terhadap sesama.
Pemilik karakter ini tergolong orang yang dapat dipercaya karena selalu berpikir jernih sebelum melangkah, walau kebiasaan menimbang sesuatu secara mendalam membuat mereka memerlukan durasi lebih lama saat bertindak.
"Orang berelemen Tanah akan berkembang ketika mampu merawat dirinya secara fisik, emosional, dan spiritualm” ungkap Levitt.
Guna mengoptimalkan potensi tersebut, Levitt menyarankan kepada mereka untuk menyediakan waktu khusus dalam bermeditasi atau mengevaluasi diri sendiri.
Sementara itu, Logam merefleksikan karakter personal yang tangguh, mandiri, patuh pada aturan, serta berorientasi penuh pada target.
Mereka mempunyai loyalitas kerja yang luar biasa dan tidak mudah goyah oleh hambatan, tetapi prinsip kuat ini kadangkala membuat mereka kaku dalam menerima ide baru orang lain.
"Kepribadian Logam sangat bertekad dan kuat. Mereka akan lebih berhasil jika belajar menerima perubahan dan melepaskan masa lalu dengan lapang,” kata Levitt.
Untuk elemen Air, tandanya sangat identik dengan kekuatan intuisi, daya imajinasi, dan kecakapan yang mumpuni dalam menjalin interaksi sosial.
Mereka terhitung peka terhadap kondisi emosi sekitar serta lihai menyesuaikan diri, namun perasaan sensitif ini seringkali memicu kepanikan atau keraguan pada kapasitas diri.
"Tipe Air menghargai keluarga dan hubungan sosial. Mereka akan berkembang jika tidak membiarkan rasa takut menghalangi kreativitasnya," ucap Levitt.
Terakhir adalah elemen Kayu yang sangat lekat dengan proses pertumbuhan, kreativitas, hingga kemahiran dalam menggerakkan sebuah pembaruan.
Masyarakat berkelompok ini biasanya berjiwa visioner, kompetitif, dan haus akan ilmu, tetapi mereka rawan didera kekecewaan mendalam apabila realita tidak berjalan sesuai target.
"Tipe Kayu memiliki kemampuan mengambil keputusan dan menciptakan perubahan. Tantangannya adalah mengendalikan kemarahan lalu menyalurkannya menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang," ungkap Levitt.
Harus dipahami bahwa relevansi lima elemen shio ini murni bagian dari adat spiritual Tiongkok dan belum memiliki landasan sains dalam memetakan kepribadian masa depan.
Kendati demikian, untuk beberapa kalangan, prinsip kebudayaan ini tetap efektif dipakai sebagai medium introspeksi diri sekaligus memahami warisan tradisi purba.