Andre Rosiade: Inpres Jalan Daerah Danai Lingkar Utara Solok Rp 49 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 | 14:15:00 WIB
Andre Rosiade: Inpres Jalan Daerah Danai Lingkar Utara Solok Rp 49 Miliar

BERITA360.ID — Pemerintah pusat mengalokasikan Rp 49 miliar melalui Instruksi Presiden Jalan Daerah untuk membangun tahap awal Jalan Lingkar Utara Kota Solok, Sumatera Barat. Dana itu menandai dimulainya kembali proyek yang terhenti sejak 2012, dengan pekerjaan ditargetkan mulai paling lambat November 2026.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengumumkan alokasi anggaran tersebut saat meninjau ruas Jalan Lingkar Utara di depan Kantor KAN Laing, Kota Solok, Jumat (18/9/2026). Turut hadir Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra, Wakil Wali Kota Solok Suryadi Nurdal, Bupati Solok Jon Firman Pandu, serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat Elsa Putra Friandi.

Menurut Andre, pembangunan tahap pertama mencakup satu jalur sepanjang sekitar 2,5 kilometer. Proses lelang ditargetkan berlangsung Oktober 2026, sebelum pekerjaan dimulai paling lambat November.

"Alhamdulillah perjuangan Pemerintah Kota Solok berhasil, Pemerintah Pusat melalui Inpres Jalan Daerah mengucurkan anggaran Rp 49 miliar untuk memulai tahap pertama pembangunan Lingkar Utara Kota Solok," kata Andre dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2026).

Proyek Terhenti Sejak 2012 Kini Dilanjutkan

Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra menyebut panjang keseluruhan Jalan Lingkar Utara mencapai sekitar 8,4 kilometer. Pekerjaan lanjutan yang dikerjakan saat ini baru sekitar 2,5 kilometer.

"Pada tahun ini Kementerian PU melalui Instruksi Presiden Jalan Daerah mengalokasikan Rp 49 miliar 900 juta. Mudah-mudahan pelaksanaan teknis yang direncanakan tendernya pada Oktober 2026 ini dapat berjalan lancar," ujar Ramadhani.

Ramadhani menyatakan pembangunan ruas itu sudah lama dinantikan warga. Proyek Jalan Lingkar Utara sebelumnya mangkrak sejak 2012. Pemerintah kota berharap kelanjutan proyek membuka akses menuju kawasan baru di Kota Solok.

Skema Multiyears dan Target Rampung Juni 2027

Kepala BPJN Sumatera Barat Elsa Putra Friandi menjelaskan proyek akan masuk proses pemilihan penyedia dengan skema multiyears. Pekerjaan ditargetkan mulai paling lambat November 2026 dan selesai sekitar Juni 2027.

Elsa menyebut kebutuhan akhir Jalan Lingkar Utara mencapai empat lajur. Keterbatasan anggaran membuat pembangunan tahap awal hanya menyasar dua lajur atau satu jalur.

Andre menegaskan pembangunan tidak hanya dinilai dari sisi fisik jalan. Menurutnya, yang terpenting ialah akses tersebut tersambung sehingga aktivitas masyarakat dan perekonomian ikut bergerak.

"Yang penting tembus. Ekonomi berjalan. Ekonomi bergerak. Terima kasih Bapak Presiden," kata Andre.

Pemkot Solok memastikan lahan di jalur pembangunan telah dibebaskan. Dengan kesiapan lahan itu, pekerjaan diharapkan segera dimulai setelah lelang dan persiapan teknis rampung.

Andre menambahkan jalur sebelahnya akan diperjuangkan melalui program Inpres Jalan Daerah pada 2027. Pemerintah pusat menyebut dukungan ini sebagai bagian dari dorongan pertumbuhan ekonomi di Kota Solok.

Terkini