Makassar Raih Dua Apresiasi Kemendagri 2026, Kantongi Rp1,5 Miliar dan 300 Unit Bedah Rumah

Sabtu, 19 September 2026 | 11:59:00 WIB
Makassar Raih Dua Apresiasi Kemendagri 2026, Kantongi Rp1,5 Miliar dan 300 Unit Bedah Rumah

BERITA360.ID — Pemerintah Kota Makassar menerima dua penghargaan pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Makassar, Jumat (18/9) malam. Dari kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah, Makassar keluar sebagai kota terbaik pertama dengan bantuan 300 unit bedah rumah, sementara pada kategori Akses terhadap Layanan Pendidikan, kota ini menempati posisi terbaik kedua dengan apresiasi senilai Rp1,5 miliar.

Kategori pertama yang diraih Makassar adalah Implementasi Program 3 Juta Rumah. Pada kategori itu, Pemkot Makassar menempati posisi terbaik pertama dan berhak atas bantuan untuk 300 unit rumah.

Kategori kedua adalah Akses terhadap Layanan Pendidikan. Makassar meraih posisi terbaik kedua dengan apresiasi senilai Rp1,5 miliar.

Bantuan 300 Unit untuk Bedah Rumah

Wali Kota Makassar Munafri Arifudiin menyatakan bantuan 300 unit rumah yang diterima daerahnya akan disalurkan melalui skema bedah rumah. Menurut dia, program itu merupakan upaya berkelanjutan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dalam menyediakan hunian layak.

"Itu 300 unit adalah bedah rumah," kata Munafri usai menerima penghargaan.

Munafri menilai dua penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kinerja Pemkot Makassar dalam memastikan layanan dasar sampai ke masyarakat, khususnya di sektor perumahan dan pendidikan.

"Pelayanan yang dilakukan pemerintah untuk memastikan layanan-layanan dasar itu bisa sampai dengan baik ke masyarakat," ujarnya.

Perhatian pada Sekolah di Wilayah Kepulauan

Pada sektor pendidikan, Munafri menyebut pihaknya akan memperkuat layanan di wilayah yang menghadapi tantangan akses, terutama kawasan kepulauan. Ia menyoroti kebutuhan tenaga pendidik dan infrastruktur sekolah di pulau terpencil.

"Bagaimana mengelola pendidikan yang ada di pulau terpencil, memperhatikan tenaga-tenaga pendidik, infrastruktur pendidikan. Ini yang harus kita genjot untuk memastikan layanan ini benar-benar bisa diterima manfaatnya oleh masyarakat yang ada di Kota Makassar," tuturnya.

Menurut Munafri, capaian tersebut akan menjadi dorongan bagi Pemkot Makassar untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan. Ia juga menyebut komitmen memperkuat layanan dasar lain, termasuk pengelolaan sampah dan lingkungan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), serta akses dan mutu kesehatan.

"Pemerintah Kota Makassar terus akan meningkatkan pola-pola pelayanan yang ada. Tadi ada tentang gerakan ASRI. Ya kita akan mencoba bagaimana kita mengelola lingkungan yang ada di Kota Makassar. Yang lain juga harus ditingkatkan," ujar Appi.

Insentif Fiskal dan Kompetensi Kepala Daerah

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menjelaskan ajang ini merupakan bagian dari program pemberian insentif fiskal kepada pemerintah daerah. Menurut dia, penghargaan tersebut sekaligus menunjukkan kompetensi kepemimpinan masing-masing daerah.

"Dan juga ini menjadi bukti malam ini bahwa cukup banyak kepala-kepala daerah yang bagus-bagus," katanya.

Tito berharap insentif fiskal yang diberikan dapat dimanfaatkan pemerintah daerah untuk memperkuat program-program sesuai kebutuhan masyarakat. Ia meminta daerah yang sudah menerima penghargaan mempertahankan prestasinya.

"Bagi yang sudah dapat, manfaatkan anggaran tersebut, pertahankan prestasinya," pungkas Mendagri.

Terkini