Bukan iPhone, Samsung Galaxy A Jadi Seri Ponsel Terlaris

Sabtu, 19 September 2026 | 19:13:31 WIB
Ilustrasi Samsung Galaxy A17 5G.

JAKARTA - Perangkat iPhone serta Samsung Galaxy S selama ini begitu identik sebagai jajaran ponsel pintar papan atas yang sangat digemari di pasar global.

Kendati demikian, kedua jenama tersebut nyatanya tidak tergolong ke dalam keluarga produk smartphone dengan rekor penjualan tertinggi di dunia pada kuartal II-2026.

Posisinya justru direbut oleh lini handphone kelas menengah buatan Samsung, yakni Galaxy A Series.

Merujuk pada laporan yang dirilis oleh lembaga riset Smart Analytics Global (SAG), keluarga Galaxy A sukses menguasai 18 persen dari total penjualan smartphone global sepanjang periode April sampai Juni 2026.

Angka penjualan dari seri Galaxy A itu pun terpantau mengalami pertumbuhan hingga 11 persen jika disandingkan dengan kurun waktu yang serupa pada tahun sebelumnya.

Pihak SAG secara khusus melabeli lini produk ini sebagai salah satu komoditas yang paling mencuri perhatian di pasaran.

Capaian fantastis tersebut mengantarkan Galaxy A Series bertengger di atas jajaran iPhone 17 serta Galaxy S dalam kategori keluarga smartphone terlaris global.

Adapun kontributor terbesar yang mendongkrak angka penjualan Galaxy A bersumber dari segmen kelas pemula atau entry-level, yakni varian Galaxy A17 5G dan Galaxy A16 4G.

Temuan riset ini terbilang cukup menarik perhatian, mengingat Galaxy A Series mampu memimpin pasar di saat sektor ponsel premium sedang gencar-gencarnya mencatatkan tren pertumbuhan positif dalam beberapa kuartal terakhir.

Meskipun gagal menyandang status sebagai keluarga smartphone dengan penjualan tertinggi di dunia, lini keluarga iPhone 17 tetap membukukan kinerja penjualan yang tergolong apik.

Sepanjang kuartal II-2026, keempat model yang bernaung di bawah seri ini berhasil mencatat pertumbuhan penjualan hingga 24 persen lebih tinggi dibandingkan pencapaian lini iPhone 16 pada periode serupa tahun lalu.

Tren positif serupa juga dialami oleh keluarga iPhone 16.

Catatan penjualannya masih sanggup tumbuh sebesar 22 persen apabila dibandingkan dengan generasi sebelumnya pada rentang waktu yang identik.

Bahkan, pihak SAG menggambarkan tingkat antusiasme permintaan terhadap kedua generasi iPhone tersebut sebagai sesuatu yang sangat kuat sepanjang kuartal II-2025.

Model iPhone 17 Pro Max muncul sebagai salah satu varian yang paling menonjol, khususnya di kawasan Amerika Serikat serta China.

Sementara itu, varian iPhone 17e yang dibanderol pada kisaran harga lebih terjangkau sukses mencatatkan awal pemasaran yang sangat menjanjikan di Jepang.

Apabila volume penjualan dari keluarga iPhone 17 dan iPhone 16 digabungkan secara akumulatif, angka totalnya sebenarnya berpotensi melampaui capaian Galaxy A Series.

Namun, komparasi tersebut dinilai kurang seimbang karena melibatkan penggabungan dari dua generasi iPhone yang berbeda.

Di sisi lain, Samsung juga mengelola keluarga lini ponsel terpisah lainnya, salah satunya adalah jajaran Galaxy S Series.

Berbeda nasib dengan kesuksesan yang diraih Galaxy A Series serta pertumbuhan stabil dari lini iPhone, situasi kontras justru dialami oleh Galaxy S Series.

Trio model yang terdiri dari Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, serta Galaxy S26 Ultra sempat mengukir angka penjualan yang cukup solid usai resmi meluncur ke pasaran pada Maret 2026.

Akan tetapi, lini ponsel flagship andalan Samsung tersebut tampak kesulitan dalam menjaga momentum positifnya sepanjang rentang bulan April hingga Juni 2026.

Menapaki kuartal kedua tahun ini, Galaxy S Series dilaporkan hanya mampu menyumbang porsi sekitar 4 persen dari total keseluruhan penjualan smartphone global.

Persentase tersebut bahkan sudah mencakup keseluruhan model dari lini Galaxy S lainnya, tidak hanya terbatas pada trio seri S26 saja.

Secara basis tahunan, penjualan Galaxy S Series mengalami koreksi penurunan hingga 18 persen jika dibandingkan dengan kuartal II-2025, sebagaimana dihimpun dari laporan PhoneArena.

Kendati demikian, Galaxy S bukanlah satu-satunya lini produk Android yang harus menghadapi tren penurunan penjualan.

Sejumlah merek kompetitor lainnya, seperti Redmi Series dari pabrikan Xiaomi, Oppo A Series, Honor X Series, hingga Moto G Series turut mencatatkan rapor penjualan yang menurun pada kuartal II-2026.

Tags

Terkini