Syarat dan Cara Pengajuan KUR BSI 2026 Hingga Plafon 500 Juta Rupiah

Syarat dan Cara Pengajuan KUR BSI 2026 Hingga Plafon 500 Juta Rupiah
Bank BSI.

JAKARTA - Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat mengajukan pembiayaan secara praktis dan berbasis syariah lewat program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan plafon mulai Rp1 juta sampai Rp500 juta.

KUR BSI merupakan fasilitas pembiayaan yang diinisiasi oleh pemerintah bersama Bank Syariah Indonesia. Bank berbasis syariah ini menghadirkan pinjaman hingga Rp500 juta dengan bermacam pilihan tenor guna memenuhi kebutuhan modal kerja maupun pengembangan operasional bisnis UMKM.

Lantaran mengusung kaidah ekonomi Islam, skema KUR BSI memanfaatkan akad yang selaras dengan prinsip syariah, yaitu murabahah (jual-beli) serta ijarah (sewa). Program ini tidak membebankan biaya provisi, potongan, maupun biaya administrasi.

Terdapat tiga kategori KUR BSI, yakni KUR Super Mikro (plafon Rp1 juta–Rp10 juta, margin setara 6 persen, tenor maksimal 36 bulan) untuk usaha pemula, KUR Mikro (>Rp10 juta–Rp100 juta, margin setara 6 persen, tenor maksimal 36 bulan) bagi usaha berjalan, serta KUR Kecil (>Rp100 juta–Rp500 juta, margin setara 6 persen, tenor maksimal 48 bulan) bagi UMKM skala menengah.

Skema pembayaran KUR BSI terbagi menjadi tiga tipe angsuran, mencakup sistem Reguler (pembayaran bulanan), Periodik (pembayaran tiap 2, 3, 4, 5, atau 6 bulan), serta Yarnen (pembayaran sekali lunas saat jatuh tempo untuk sektor pertanian, peternakan, dan perikanan).

Ketentuan pengajuan KUR BSI 2026 mewajibkan pemohon berstatus WNI perorangan, memiliki usaha produktif dan layak yang berjalan minimal 6 bulan, berstatus kolektibilitas lancar di SLIK OJK, serta belum pernah menerima pembiayaan modal kerja atau investasi komersial (kecuali pembiayaan konsumsi rumah tangga, skala ultra mikro, atau fintech lending).

Pemohon diperkenankan memiliki pembiayaan lain yang tengah berjalan, seperti KPR, KKB roda dua produktif, kartu kredit, pembiayaan berjaminan SK pensiun, Pembiayaan Resi Gudang, maupun pembiayaan konsumsi rumah tangga.

Persyaratan dokumen yang dibutuhkan meliputi KTP, Kartu Keluarga (KK), Surat Izin Usaha/SKU, NPWP (khusus plafon di atas Rp50 juta), serta dokumen agunan (khusus kategori KUR Kecil).

Pengajuan KUR BSI dapat ditempuh secara offline dengan mendatangi kantor cabang BSI terdekat membawa berkas persyaratan untuk melakoni wawancara serta survei lokasi usaha.

Adapun pendaftaran secara online dapat dilakukan melalui situs resmi salamdigital.bankbsi.co.id atau aplikasi Ikurma BSI. Pemohon cukup memilih jenis KUR, mengisi data diri seperti NIK, nomor telepon, serta surel, lalu mengunggah dokumen persyaratan. Apabila seluruh kriteria terpenuhi, keputusan persetujuan dapat terbit maksimal dalam tiga hari kerja.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index