BERITA360.ID — Daun tanaman tomat yang menggulung ke atas sering bikin panik, padahal belum tentu tanda penyakit. Kondisi ini bisa muncul akibat suhu panas, kekurangan atau kelebihan air, kerusakan akar, hingga pemangkasan berat. Kenali bedanya agar tak salah penanganan.
Daun tanaman tomat yang menggulung ke atas termasuk kondisi yang kerap ditemui, khususnya saat tanaman menghadapi perubahan cuaca atau tekanan pertumbuhan. Bentuk daun yang melengkung ke atas tidak otomatis menandakan serangan penyakit.
Kondisi tersebut juga bisa jadi respons fisiologis tanaman terhadap stres lingkungan. Karena itu, penting melihat bagian daun yang menggulung, kondisi tanaman secara menyeluruh, dan perubahan yang terjadi sebelum gejala timbul.
Kenali Dulu: Physiological Leaf Roll atau Bukan?
Pada physiological leaf roll, daun umumnya tetap hijau dan sehat meski menggulung ke atas dan ke dalam. Pola ini berbeda dengan gejala akibat penyebab lain yang biasanya disertai perubahan warna, pertumbuhan terdistorsi, atau kelainan pada bagian tanaman lainnya.
Dengan mengenali perbedaannya, penanganan bisa lebih tepat sasaran. Berikut sejumlah faktor yang membuat daun tomat menggulung ke atas.
1. Suhu Terlalu Panas
Suhu tinggi jadi pemicu utama daun tomat menggulung ke atas. Saat cuaca panas, tanaman kehilangan air lewat transpirasi lebih cepat, sementara pasokan air dari akar tidak selalu sanggup mengimbangi.
Sebagai respons, daun menggulung agar permukaan yang terkena radiasi dan kehilangan air jadi lebih kecil. Gejala ini lebih mudah terlihat pada daun bagian bawah dan muncul saat cuaca berubah dari sejuk ke panas.
Selama tanaman masih dapat air cukup dan lingkungan kembali normal, daun baru biasanya tumbuh sehat. Tanaman pun umumnya pulih dari gejala ringan.
2. Kekurangan Air atau Stres Kekeringan
Penyiraman yang kurang juga bisa membuat daun tomat menggulung ke atas. Ketika air di dalam tanah berkurang, tanaman sulit menjaga keseimbangan antara air yang diserap akar dan yang hilang lewat daun.
Daun lalu menggulung untuk mengurangi kehilangan air. Kondisi ini termasuk physiological leaf roll, dengan daun melengkung dari tepi ke atas lalu menggulung ke dalam menuju tulang daun.
Stres kekeringan makin berat bila bersamaan dengan suhu tinggi. Pasokan air yang konsisten jadi kunci, terutama saat cuaca panas dan tanah cepat mengering.
3. Kelebihan Air dan Tanah Terlalu Basah
Bukan cuma kurang air, tanah yang terlalu basah juga dapat memicu daun tomat menggulung ke atas. Kelembapan berlebih mengganggu kondisi perakaran dan hubungan antara air di tanah dengan kemampuan akar menyerapnya.
Fenomena ini termasuk faktor yang dikaitkan dengan physiological leaf roll. Jadi, daun yang menggulung setelah hujan lebat tidak selalu berarti tanaman kekurangan air.
Sebaiknya tanam tomat pada media dengan drainase baik agar air tidak menggenang di sekitar akar. Pengaturan kelembapan tanah penting karena kondisi terlalu kering maupun terlalu basah sama-sama memberi tekanan pada tanaman.
4. Kerusakan pada Akar
Akar yang rusak bisa jadi penyebab lain daun tomat menggulung ke atas. Kerusakan muncul ketika tanah di sekitar tanaman dicangkul atau digemburkan terlalu dalam sehingga akar ikut terpotong.
Saat sistem perakaran terganggu, kemampuan menyerap air menurun. Bagian atas tanaman tetap kehilangan air lewat transpirasi, sehingga terjadi ketidakseimbangan pasokan dan kebutuhan air.
Daun yang menggulung setelah akar terganggu umumnya termasuk respons fisiologis. Hindari mengolah tanah terlalu dekat atau terlalu dalam di sekitar tanaman tomat, terutama saat perakarannya sudah berkembang.
5. Pemangkasan yang Terlalu Berat
Pemangkasan berlebihan juga dapat memicu daun tomat menggulung ke atas. Ketika terlalu banyak daun dipangkas dalam waktu singkat, keseimbangan antara bagian atas tanaman dan sistem perakaran berubah.
Daun yang tersisa lalu menunjukkan respons terhadap perubahan itu, apalagi jika pemangkasan dilakukan saat tanah kering atau tanaman kepanasan. Beberapa tanaman mengalami physiological leaf roll setelah pemangkasan berat.
Gejalanya berupa tepi daun yang mula-mula melengkung ke atas lalu menggulung ke arah tulang daun. Kondisi ini umumnya sementara apabila tanaman kembali mendapat kondisi tumbuh yang mendukung.
Dari lima faktor di atas, sebagian besar kasus daun menggulung masih bisa ditangani dengan perbaikan pola siram, drainase, dan suhu lingkungan. Yang terpenting, jangan buru-buru menyimpulkan tanaman sakit sebelum memeriksa kondisi air dan akarnya.