BERITA360.ID — Anthropic resmi menunjuk Accenture sebagai evaluator pihak ketiga untuk mengawasi model AI frontier miliknya. Kedua perusahaan sepakat menanamkan investasi masing-masing minimal USD 1 miliar selama lima tahun ke depan. Langkah ini menjadi bagian pertama dari rencana CEO Anthropic, Dario Amodei, untuk memperlambat laju pengembangan AI.
Anthropic mengumumkan kemitraan dengan Accenture yang menempatkan perusahaan konsultan itu sebagai evaluator independen yang akan ditempatkan langsung di dalam organisasi Anthropic. Nilai investasi yang disepakati mencapai minimal USD 1 miliar dari masing-masing pihak, berlaku untuk periode lima tahun.
Penunjukan Accenture menandai penerapan tahap awal dari proposal tiga langkah yang diajukan Amodei pekan lalu. Dalam proposal tersebut, Amodei meminta semua perusahaan AI frontier memberikan akses berkelanjutan setara karyawan kepada evaluator pihak ketiga yang bertugas memastikan praktik keselamatan dipatuhi, melaporkan insiden, dan menilai keselarasan model AI.
Apa yang Akan Diawasi Accenture
Evaluator dari Accenture akan memantau model sejak tahap pelatihan, mengikuti keputusan yang mengatur cara model dibangun dan diterapkan, serta berbicara langsung dengan karyawan Anthropic. Demikian penjelasan Anthropic mengenai cakupan kerja evaluator yang akan tertanam di perusahaan.
Anthropic menilai Accenture punya pengalaman mendampingi perusahaan dan pemerintah dalam menerapkan AI di berbagai industri. Pengalaman itu dianggap memberi perspektif tambahan soal cara perusahaan menggunakan AI, termasuk saat menilai model-model Anthropic sendiri.
Meski demikian, Anthropic mengakui konsep evaluator tertanam ini masih baru. Belum ada standar baku soal cakupan kerja, tingkat akses yang diberikan, maupun prosedur pelaporan jika ditemukan masalah.
Bukan Hanya Accenture
Anthropic menyatakan akan menggandeng perusahaan lain di luar Accenture untuk mengevaluasi model AI frontier mereka. Nama-nama evaluator tambahan akan diumumkan dalam beberapa pekan ke depan.
Accenture sendiri tidak akan eksklusif untuk Anthropic. Perusahaan konsultan itu tetap bisa bekerja dengan perusahaan AI lain di luar Anthropic.
Kemitraan ini menjadi sinyal bahwa dorongan untuk menghadirkan pengawasan independen di industri AI mulai mengambil bentuk konkret. Pertanyaannya, apakah perusahaan AI lain akan mengikuti langkah serupa atau memilih jalur pengawasan internal.