BERITA360.ID — Garmin Indonesia mencatat 1,1 juta pengguna aktif di Tanah Air, menandai tumbuhnya adopsi perangkat wearable untuk pemantauan kesehatan dan olahraga. Angka itu bagian dari ekosistem Garmin yang dipakai lebih dari 13 juta pengguna aktif di Asia dan sekitar 62 juta secara global. Perusahaan menilai pergeseran gaya hidup ini mendorong kebutuhan metrik latihan yang lebih presisi, bukan sekadar catatan jarak dan kecepatan.
Garmin Indonesia mengumumkan jumlah pengguna aktifnya menembus 1,1 juta orang. Pencapaian tersebut disebut sebagai salah satu tonggak pertumbuhan perusahaan di pasar Indonesia.
Secara regional, ekosistem Garmin telah digunakan lebih dari 13 juta pengguna aktif di Asia. Sementara di tingkat global, jumlahnya mencapai sekitar 62 juta pengguna.
Pergeseran Cara Orang Berolahraga
Pertumbuhan pengguna terjadi di tengah perubahan pandangan masyarakat soal kebugaran. Olahraga tidak lagi hanya soal mengejar jarak atau kecepatan.
Kini latihan kekuatan, pengelolaan stres, kualitas tidur, hingga pemulihan tubuh ikut jadi perhatian. Garmin menyebut kebutuhan pengguna wearable jadi semakin beragam.
Sebagian memakai perangkat untuk membangun konsistensi olahraga. Sebagian lain memanfaatkannya untuk membaca kondisi tubuh sebelum menentukan intensitas latihan.
Metrik Lari yang Jadi Andalan
Dalam aktivitas lari, metrik seperti pace, jarak, detak jantung, VO2 Max, dan tingkat kesiapan berlatih dipakai untuk melihat perkembangan latihan secara terukur.
Kebutuhan ini tidak hanya datang dari pelari yang mengejar performa. Pengguna dengan rutinitas olahraga kasual juga mulai memantau aktivitas harian dan kondisi tubuh lewat wearable.
Lini Perangkat Garmin untuk Berbagai Kebutuhan
Garmin menyediakan beberapa lini perangkat yang menyasar kebutuhan berbeda. Seri Forerunner diarahkan untuk aktivitas lari dan latihan terstruktur.
Sementara lini Venu dan vívoactive lebih berfokus pada kombinasi kebugaran dan pemantauan kesehatan sehari-hari.
Forerunner 570 membawa metrik pace, jarak, detak jantung, dan VO2 Max, plus fitur Training Readiness dan Training Status. Forerunner 970 ditujukan untuk latihan lebih terstruktur dengan tambahan Running Economy, pemetaan dan navigasi, serta multi-band GNSS.
Di segmen smartwatch harian, Venu 4 dan vívoactive 6 menggabungkan pemantauan aktivitas dengan fitur kesehatan dan kebugaran. Pendekatan ini mencerminkan pergeseran fungsi smartwatch yang tidak lagi terbatas pada olahraga.
Promo Garmin Birthday hingga 30 September 2026
Merayakan momentum pertumbuhan pengguna, Garmin menggelar program Garmin Birthday berupa potongan harga untuk sejumlah perangkat hingga 30 September 2026.
Venu 4 ditawarkan mulai Rp7.999.000, vívoactive 6 mulai Rp4.499.000, Forerunner 570 mulai Rp7.599.000, dan Forerunner 970 mulai Rp10.999.000. Promo tersedia melalui kanal resmi Garmin di sejumlah platform e-commerce dan Garmin Brand Stores di Indonesia.
"Pertumbuhan 1,1 juta pengguna aktif di Indonesia adalah pencapaian luar biasa yang menunjukkan betapa tingginya kesadaran masyarakat akan kesehatan yang terukur. Lari adalah perjalanan personal, dan setiap pelari butuh metrik yang presisi," ujar Regional Director Garmin Southeast Asia Sky Chen.
Bagi komunitas gamer yang biasa memantau performa lewat statistik in-game, pola serupa kini bergeser ke ranah kebugaran. Metrik latihan harian jadi acuan untuk menjaga stamina saat grinding ranked atau sesi kompetitif panjang.