JAKARTA - Kenaikan harga mewarnai deretan komoditas bahan pokok pada sesi perdagangan Rabu (16/9/2026). Lonjakan harga paling signifikan tercatat pada varian bawang merah ukuran sedang yang melambung 18,89 persen menuju posisi Rp45.000 per kilogram.
Mengutip data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, pasokan bawang merah ukuran sedang merangkak naik Rp7.150 atau setara 18,89 persen dari hari sebelumnya ke level Rp45.000 per kilogram. Tren serupa menimpa bawang putih ukuran sedang yang merangkak Rp2.850 atau 7,22 persen ke angka Rp42.300 per kilogram.
Di sisi lain, harga beras turut mengekor kenaikan. Komoditas beras kualitas bawah I terangkat 11,74 persen menjadi Rp16.650 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II melambung 8,16 persen menuju Rp15.900 per kilogram.
Untuk kelompok beras kualitas medium, tipe medium I merangkak naik 8,46 persen menjadi Rp17.950 per kilogram dan varian medium II naik 6,71 persen ke angka Rp17.500 per kilogram. Sementara itu, varian beras mutu super I terangkat 6,44 persen menuju Rp19.000 per kilogram dan super II naik 6,65 persen menjadi Rp18.450 per kilogram.
Laju pergerakan naik turut melanda kelompok komoditas bahan pokok lainnya. Harga pemanis gula pasir mutu premium melambung 14,29 persen atau setara Rp2.900 menjadi Rp23.200 per kilogram. Adapun gula pasir produksi lokal terangkat 5,5 persen atau senilai Rp1.050 menuju posisi Rp20.150 per kilogram.
Komoditas daging ayam ras segar tercatat merangkak 8,7 persen atau senilai Rp3.700 menjadi Rp46.250 per kilogram. Pada waktu bersamaan, pasokan telur ayam ras segar terkerek 5,7 persen atau naik Rp1.700 menuju level Rp31.550 per kilogram.
Pada sektor minyak goreng, varian minyak goreng curah terkerek 8,29 persen atau senilai Rp1.700 ke harga Rp22.200 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek 1 naik 8,23 persen atau senilai Rp2.000 menjadi Rp26.300 per kilogram, sedangkan tipe kemasan bermerek 2 naik tipis 1,06 persen atau Rp250 menjadi Rp23.750 per kilogram.
Adapun dinamika pasokan cabai mencatatkan arah pergerakan yang variatif. Komoditas cabai merah besar meluncur turun 3,47 persen menuju Rp52.850 per kilogram. Sebaliknya, cabai merah keriting melonjak drastis 77,12 persen menjadi Rp108.750 per kilogram.
Untuk jenis cabai rawit hijau merosot 20,14 persen ke angka Rp51.350 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah terkerek naik 9,4 persen menjadi Rp99.550 per kilogram.
Pada kategori daging sapi, harga pasaran daging sapi kualitas 1 meluncur turun 0,72 persen menjadi Rp151.050 per kilogram. Bertolak belakang, komoditas daging sapi kualitas 2 terangkat 0,63 persen ke angka Rp143.750 per kilogram.